Awalnya, dalam video klip Sheila on 7 (SO7) terbaru akan menampilkan Ayu Azhari sebagai bintang dalam khayalan SO7, tapi khayalan itu buyar. Pasalnya, Ayu ternyata berhalangan hadir dalam pengambilan gambar dan peran itu kemudian digantikan Nafa Urbach.
“Tadi sore kami dapat kabar bahwa teman dekat Mbak Ayu meninggal dunia, jadi apa boleh buat,” ujar Eros ditemui di lokasi syuting, Studio 33 Jl. Warung Buncit, Jakarta Selatan, Sabtu (15/6/2002) pada pukul 22.30 WIB.
Akibatnya, posisi Ayu digantikan oleh Nafa Urbach dan SO7 merasa tidak perlu kecewa karena gagal bersanding dengan Ayu. “Nafa Urbach orangnya baik, dia sahabat kami, ibu kami,” ujar Eros sambil tersenyum.
SO7 yang kesepian
SO7 mengambil lagu Pria Kesepian sebagai andalan ketiga dalam Album “07 Des”. Lagu yang sesuai dengan judulnya, bercerita tentang pria yang merasa kesepian, merupakan lagu ciptaan Eros, yang diilhami dari rasa sepi yang sering dialaminya.
“Rasa itu sering kami alami ketika kami sedang tur untuk show. Memang sih, kelihatannya di sekitar kami selalu ramai, tapi begitu kami masuk hotel terasa betul sepinya. Kami begitu rindu dengan suasana rumah,” cerita Eros. Dan kemudian, lahirlah lagu Pria Kesepian ini. “Pria kesepian akhirnya bisa menerima kenyataan walau dengan kesedihan,” ujar Eros lagi.
Meski demikian, suasana lagu itu sendiri sebenarnya jauh dari sepi. “Beat lagu ini ceria, makanya kami buat klip yang juga ceria,” ujar Adam mengenai video klip yang digarap oleh Rizal Mantovani itu.
SO7 tentang Pembajakan
Sebagai salah satu band tersukses di Indonesia, album-album mereka tak pernah lepas dari pembajakan. “Kami jelas sedih, kecewa. Tapi mau gimana lagi,” seru Duta. Pembajakan, menurut Duta, juga disebabkan oleh apresiasi masyarakat terhadap musik belum cukup baik.
“Sebagian orang kita kan hanya melihat yang penting kaset itu ada suaranya, mereka tidak peduli akan kualitas apa lagi royalti,” sesal vokalis SO7 ini.
Untuk mengatasi masalah pembajakan tersebut, menurut Duta, harus dibenahi dari sistemnya. “Pembajakaan nggak akan bisa dihilangkan kalau hukum tentang pembajakan dan sistem yang ada tidak dibenahi dan ditegakkan,” ujarnya. Apalagi kini Indonesia menduduki peringkat ke-2 internasional untuk pembajakan. “Masyarakat Indonesia sangat menyedihkan tentang pembajakan,” keluh Duta sedih.