July 20, 2006

brian “sheila on 7” dan dewi fitriasari: ingin segera punya momongan

Filed under: Brian

sejak merilis album ketujuh bertitel 507 beberapa waktu lalu, jadwal manggung band asal Yogyakarta Sheila o­n 7 (So7) makin padat. Tak ada hari yang terlewatkan. Tak heran, ketika ada jeda waktu istirahat selama sepuluh hari, para personel So7 memanfaatkan untuk liburan bersama keluarga. Kalau Duta (vokal) bercengkerama dengan istrinya, Adelia Lontoh, dan anaknya, Aish Ayman, Adam (bass) bersama istrinya, Arimbi, dan putrinya, Az Zahra Sheekeane, Eross (gitar) dengan kekasihnya, Leony VH. Lain lagi Brian Kresno Putro (25), sang dramer. Ia justru berangkat umrah ke tanah suci Mekkah, Arab Saudi, bersama kekasihnya, Dewi Fitriasari alias Aie (24), serta dua keluarga besar mereka pada Jumat, 30 Juni lalu. Kok ramai-ramai begitu? Ternyata selesai menjalankan ibadah umrah, Brian juga berniat menikahi Dewi yang sudah sembilan tahun menjadi kekasihnya.

Bukan perkara mudah menikah di tanah suci. Selain harus minta izin pemerintah setempat, juga Konjen (Konsulat Jenderal) RI di sana. “Walaupun dapat izinkan, tetap saja sulit mengurusnya,” kata Aie. “Alhamdulillah kami dapat kesempatan nikah di Masjidil Haram,” lanjut Brian sambil mengucap syukur. Setelah menyelesaikan segala urusan, Brian akhirnya menikah dengan Aie pada Rabu, 5 Juli lalu, pukul 09.30 waktu setempat. Uniknya, ijab kabul dilakukan terpisah. Brian di Masjidil Haram, Aie di hotel tempat menginap. Nah, setelah Brian mengucap ijab kabul, Brian ke hotel untuk bertemu Aie. Sebagai mas kawin, Brian menyerahkan seperangkat alat sholat, perhiasan, dan uang sebesar 99 real. “Itu sesuai adat saya dari Sulawesi Selatan. Soalnya, perempuan dan laki-laki tidak boleh duduk bareng pas nikah. Sebenarnya kalau di sana (Mekkah) sendiri perbolehkan,” ungkap Aie yang bekerja di sebuah biro travel Jakarta.

Rasa lega bercampur haru terpancar dari raut wajah dua sejoli ini begitu resmi jadi suami istri. Begitu pula dua keluarga masing-masing mempelai. “Yang pasti lega. Proses berjalan lancar, nggak ada kendala berarti,” imbuh Aie. “Alhamdulillah lancar. Apa yang kami harapkan di sana tercapai,” sambung Brian sembari menampik anggapan yang menyebut pernikahannya di Mekkah hanya untuk gaya-gayaan saja. Menurut Brian, keinginan untuk menikah sebenarnya sudah lama. Sejak tiga empat tahun lalu. Hanya saja, ia baru merasa mantap tahun ini. “Dari dulu sebenarnya saya ingin nikah muda. ‘Kan kalau udah umur 26, sudah bisa punya dua anak. Cuma rasa mantap itu baru dikasih Tuhan tahun ini,” aku Brian yang diiyakan Aie sambil berujar, “Kesempatan itu baru datang tahun ini. Orangtua kami dari dulu sebenarnya udah dukung banget rencana kami untuk menikah.”

 


masih merasa seperti pacaran

Sepekan setelah berumah tangga, Brian mengaku belum ada perubahan yang mencolok pada kehidupannya. Sang istri masih sering ditinggal bepergian ke luar kota. “Sekarang sih saya harus punya tanggung jawab lebih buat istri dan anak-anak nantinya. Tapi kami belum sempat santai-santai. Sepertinya sampai Agustus nanti kami belum ngerasain berumah tangga. Soalnya, saya kan masih harus mempromosikan album Sheila di sini (Indonesia) dan Malaysia,” jelas Brian tenang.

Senada dengan Brian, Aie juga menyatakan, sampai sekarang belum ada perubahan berarti dalam hidupnya. Hanya statusnya saja. Dari pacar jadi istri. “Belum terasa banyak. Soalnya, dia sudah harus bekerja lagi. Malah, saya masih berasa kayak pacaran, jauh-jauhan tinggalnya,” imbuh Aie dengan wajah sumringah. “Walaupun jauh, dekat di hati, hehehe,” ucap Aie. Buat Aie, si bungsu pasangan H. Ariefudin Pangka - Fitri, menjadi suami seorang musisi yang hidupnya tak teratur konsekuensi yang harus dihadapi. Tak ada rasa kecewa atau penyesalan dalam diri. Saat ini, yang selalu ia coba lakukan, mencoba mengerti profesi sang suami. Walaupun sejak dulu sudah tahu. “Nggak kecewa. Itu sudah jadi konsekuensi dan risiko buat saya. itu kan kerjaan dia. Dulu pas pacaran juga sering banget nggak ketemu,” celetuk Aie. “Tapi kami tetap komunikasi kok lewat telepon atau sms,” lanjutnya.

Meski jarang bertemu, Aie tak pernah komplain terhadap kesibukan Brian. Hanya saja, kata Brian, agak rewel. “Memang sih nggak ada komplain. Tapi dia jadi lebih rewel ngingatin saya agar tidak telat makan. Soalnya kan saya kalau makan susah banget,” bilang Brian, sulung pasangan H. Nur Singgih - Hj. Wiwi ini tersenyum.

 


syukuran sederhana

Sebagai wujud syukur rasa bahagia mereka, Sabtu (15/7) siang lalu, mereka menggelar syukuran sederhana di PTIK (Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisia), Jakarta. Kenapa tidak besar-besaran? Bukannya apa-apa. Brian sendiri baru saja terkena musibah. Rumahnya di Yogyakarta juga rusak berat akibat gempa beberapa waktu lalu. “Tadinya mau di masjid. Tapi karena nggak ada yang kosong, ya mau nggak mau di sini,” jelas Brian soal alasannya memilih PTIK. Kesederhanaan itu tampak dari dekorasi ruangan serta busana yang mereka kenakan. Jauh dari kesan mewah atau glamor. Selain itu mereka juga tidak memakai adat tertentu. Nasional saja. “Kami memang nggak kepengin saja pesta. Padahal, orangtua kami maunya kayak gitu. Apalagi Brian, kan dia anak sulung,” ujar Aie menjelaskan.

Setali tiga uang dengan Aie, Brian menegaskan saat ini bukan saatnya bikin pesta gede-gedean. “Kita ‘kan lagi prihatin. Rumah saya di Yogya juga kena gempa,” lanjut Brian lirih. Tak banyak yang diundang oleh mereka berdua. Hanya teman-teman dekat, kerabat, dan keluarga besar. Kalau begitu syukuran Brian dan Aie tak meninggalkan kesan bagi para tamu undangan? Tidak juga. Berkesan atau tidak tergantung pada masing-masing individu. Bukan karena syukuran itu wah atau biasa-biasa saja. “Insya Allah nggak dilupain dan berkesan. Terutama buat kami berdua nantinya,” kata Aie.

Disinggung soal momongan, baik Brian dan Aie mengaku tak akan menunda-nunda. Lalu, mau punya anak berapa? “Penginnya sih tiga. Tapi kalau dikasih lebih, ya alhamdulillah,” harap Brian yang diangguki Aie. Selamat ya.

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://sheilaon7.blogsome.com/2006/07/20/p538/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>