October 6, 2006

BERTAHAN DI SANA

Teks dan Foto oleh

Wening Gitomartoyo


Saat itu pukul sembilan malam waktu Pulau Penang, Malaysia. Lalu lintas hari Jumat malam tidak jauh berbeda dari kondisi setiap minggunya di Jakarta. Sejauh mata memandang hanya deretan mobil dengan kecepatan siput dan lampu neon yang berpendar-pendar. Saya sedang berada dalam sebuah mobil yang juga mengangkut seluruh personil Sheila on 7, additional player Prisa dan Ferry, seorang dokter yang dibawa sepanjang perjalanan, Egi, dan event organizer dari Malaysia, menuju lokasi konser So7 yang berjarak sekitar 30 menit dari hotel. Anak pertama Duta, Aisha, mengisi seluruh mobil dengan nyanyiannya yang lantang. Ia gemar mengganti-ganti lirik lagu sesuai keinginannya dan membuat seisi mobil tertawa geli. Di antara derai tawa, saya ikut merasakan antisipasi yang menguat seiring semakin mendekatnya kami ke lokasi.


Malam itu, di konsernya yang ketiga dalam rangkaian Malaysian Tour yang diadakan oleh event organizer Cipta Asia dan provider telepon seluler Digi ini, Sheila on 7 akan bermain di hadapan masyarakat Penang untuk pertama kalinya. Ini kali kelima mereka mengadakan tur atau konser di Malaysia sejak mereka pertama kali dikenal di negeri itu, dan itu tidak termasuk promo yang biasanya memakan waktu lebih singkat.


Sesampainya di lokasi, sementara masing-masing para personil mempersiapkan diri, saya memilih untuk segera melihat penonton yang riuh rendah suaranya mencapai belakang panggung dengan sukses. Penang International Sports Arena, stadion yang seukuran Istora Senayan, Jakarta, pada malam itu lumayan dipenuhi oleh orang-orang berwajah antusias. Senyuman lebar sambil sesekali teriakan memanggil nama personil-personil Sheila on 7 menggema dan sulit untuk menahan diri tidak tertular perasaan gembira yang menggantung di udara.
Saya baru bergabung dengan rombongan Sheila on 7 di saat mereka sudah sampai di Penang. Hari-hari sebelumnya, mereka sudah menjajal Stadium Larkin, Johor Bahru dan Stadium Likas, Kota Kinabalu sejak tanggal 13 hingga 16 Agustus. Dan seperti pertunjukan mereka sebelumnya, konser malam ini pun dibuka oleh band pembuka asal Singapura, Bhumi Band. Membawakan lagu-lagu karya sendiri, Bhumi Band disambut dengan cukup baik oleh penonton. Band yang dikenal karena sempat menyumbangkan satu lagu untuk soundtrack sebuah film Malaysia ini membawakan total empat lagu, dan dengannya, tepat di pukul 10.00 malam waktu setempat, memberi jalan bagi band yang telah ditunggu-tunggu.


Musik instrumental yang terdengar kental dengan pengaruh Timur Tengah dipasang sebagai intro dan menjadi pengiring Brian (drummer) untuk menginjak panggung pertunjukan. Berikutnya secara berturut-turut, Adam (bass), dan Eross (gitar) muncul, dan kemudian, dengan lampu sorot yang semakin terang, Duta (vokal) melengkapi barisan yang digelari band sejuta kopi ini.
“Menyelamatkanmu” menjadi lagu pertama yang dengan serempak diikuti teriakan dan nyanyian penonton dari arah mana pun. Setelah itu, berturut-turut “Pagi”, “Bertahanlah Kau Di Sana”, “Sahabat Sejati” hingga lagu-lagu yang bertempo lebih lambat seperti “Terlalu Singkat”, “Itu Aku”, “Dan…” yang sempat mengharu biru dunia Indonesia di tahun 1999, dan “Mantan Kekasih” yang diambil dari album terbaru mereka, 507, semakin membuat penonton larut dalam nyanyian bersama dan pekik-pekik histeris. Cukup mengagumkan bahwa lagu-lagu yang diambil dari 507 mendapat sambutan yang sama meriahnya dari penonton, bahkan mereka sudah hafal lirik lagu-lagu yang relatif baru seperti “Radio” dan “Terlalu Singkat”.


Selengkapnya baca edisi 18 (rolling stone INA) 

2 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://sheilaon7.blogsome.com/2006/10/06/bertahan-di-sana/trackback/

  1. im in malaysia…how am i goin to get the magazine?
    tulis yg lengkap plzzz

    Comment by imaa — October 27, 2006 @ 4:55 am

  2. ask ur indonesia friends 2 buy it 4 u…

    Comment by Administrator — November 4, 2006 @ 11:42 pm

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>