September 1, 2007

JAGOSTU: Penyimpangan, Egoisme & Kesombongan Eross

Filed under: Jagostu

APA yang bisa kita rasakan dari sebuah orgasme musikal? Kenikmatan tiada tara? Atau justru gelinjang musik yang makin meresahkan? Kalau itu kita tanyakan pada Eross Chandra, gitaris dan pentolan Sheila on 7, jawabannya bisa jadi adalah kegelisahan tiada henti. Kok bisa dab?

Siapa yang sangkal kalau Eross adalah hits maker band asal Jogjakarta itu? Tapi ada yang tahu nggak kalau tidak semua karyanya bisa digeber di band pengusung pop itu? Kegelisahan itulah yang akhirnya meletup saat cowok yang lagi pacaran dengan pesinetron ini ngebentuk band baru –istilahnya band senang-senang— bernama JAGOSTU. Nama yang lagi-lagi tak bermakna apa-apa karena diambil dari keisengan saja.

Tapi lagu-lagunya suer, nggak ada yang iseng. Album self titled-nya justru dibuat serius untuk “menyimpang” dari Sheila on 7. Alhasil, menyimak racikan Eross [gitar] Helmy Zen [vokal] Brian [drum] dan Alam [bass], kita seperti mendengar letupan Eross yang selama ini tertahan. Kok Eross melulu sih? “Kalau berbicara masalah Jagostu, sebenarnya itu berbicara masalah Eross. Ini ibarat album solo, tapi dengan format band,” kata Brian. Memang ini proyek Eross.

Penyimpangan pertama ada di single jagoan ‘Ampun DJ’. Karakter gitar, vokal dan tempo lagu, benar-benar berubah. Eross membuat penggemar So7 mikir dengan lagu yang semi ajep-ajep ini. Karakter gitarnya lebih distorsif dengan sampling, syntheizer dan dentuman drum yang flat. Vokalisnya meski terdengar ngepop, tapi punya range yang lebih rapat. Lagu ini liriknya memang nakal meski tak kurang ajar. Lagu ini sedikit beraroma new-wave dengan sesekali gelinjang rock n’ roll.

Entah “kerasukan” apa Eross, tapi di track berjudul ‘Imajinasi Nafsu’ pemilik studio LahanEross ini seperti berakrobat dengan sound vintage rock n’ roll yang kental. Sound gitar dan vokal Helmy dipush lebih garang. Meski tak sekekar pure rock, lagu ini seperti menjawab kegelisahan Eross yang tertahan.

Melulu tempo up-beat? Tidak juga. Jagostu masih menyisakan ruang melankoliknya lewat lagu ‘Telephone’. Yang kuat dari lagu ini adalah intro yang menyayat lewat intro gitar dan lirik yang tak langsung cengeng di awal. Entah mengapa, Jagostu menyelipkan ornamen blues di track ini. Nggak kental banget, tapi ambience-nya kerasa.

Dari sisi lirik, Eross benar-benar “liar” banget. Perhatikan lagu ‘Pak Polisi’ yang sesekali seperti folk dan country. Bercerita tentang polisi yang kerap jadi ‘sumpah serapah’ masyarakat ketika sedang bertugas. Bisa jadi, gara-gara lagu ini persobil Jagostu bebas tilang kelak….

Mau lagu yang kasar, rock n’roll dan energi gitar Eross sepeti muntah? Ada di lagu ‘Gostu’. Ini lagu yang emosional secara lirik, musikalitas dan ego. Sepetinya memang mau pamer diri sebagai laki-laki yang jantan dan perkasa. Tapi entah kenapa, vokal Helmy kok rasa nanggung ya?

Album ini jadi ‘saluran pembuangan’ seorang Eross yang paling jitu. Emosi, penyimpangan, egoisme dan kesombongannya tumpah ruang di album ini. Sisi musikalnya memang masih nanggung, tapi untuk satu “kenakalan” musisi pop, album ini menggoda. Tapi jujur saja, ekspektasi penulis lebih dari ini. Sayang…[joko.moer]

17 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://sheilaon7.blogsome.com/2007/09/01/jagostu-penyimpangan-egoisme-kesombongan-eross/trackback/

  1. ayyyyy Luuuuuupppphhh Sheiiiillllaaaa…!!!!!
    eros jgn kw lupakan sheila,,Qeyh!!!!
    hiiiduuup sheilaon7!!!!!!!!!!!!

    Comment by DheOn7 — September 6, 2007 @ 7:27 am

  2. keren

    Comment by akbarry — September 14, 2007 @ 8:52 am

  3. duhhhhhhhhhhhhhhh… lagunYa ampunnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn…
    sELamat ya…. album baru kapan lanjut….
    vidklip asyik abis….

    Comment by cwe_ayu — September 18, 2007 @ 9:53 am

  4. mas eross,,takpandang2 kok lama kelamaan potomu mirip ucup di bajaj bajuri ya?hehe..semoga salah..sukses jagostu,,aq beli dua lo kasetnya!!

    Comment by dr.perineum — October 8, 2007 @ 4:53 pm

  5. aku gak nyangka klo eross kayak giniiiiiiiii?
    tluz sheilanya mau diapakaaaaaannnnnnn???????
    eross jahaaaaaaaaaaatttttt!!!!!!!!
    jagoustu boley jalan tapi sheila jgn dilupakan dounkzZZ

    Comment by ayu — October 30, 2007 @ 8:28 am

  6. jagostu keren tapi vokal masih mirip duta.jadi menurutku cuma beda musik sama jenis lagunya aja

    Comment by agung — November 3, 2007 @ 3:13 pm

  7. lagunya bolehjuga cie……..

    Comment by dynny — January 17, 2008 @ 8:42 am

  8. mas,krg jagostu gk prnh kliatan yach??

    Comment by billy — February 21, 2008 @ 6:40 am

  9. ya.. eros memang sombong, meskipun Jagostu kwren, tapi tetap saja Shila on 7 yang paling kwrens.. jangan sampai dilupain ya???? Awas…..

    Comment by andri ramdhani — February 21, 2008 @ 8:55 am

  10. ampuuuuuuunnnn djjjjjjjjjjjj.mau tak mau ku harus mengakui bahwa dr dulu mas eross tuch keren abiiiiisssssssssss

    Comment by badrul munir chair — March 1, 2008 @ 2:31 pm

  11. ammmmmpun djjjjjjjjj

    Comment by badrul munir chair — March 1, 2008 @ 2:35 pm

  12. sheila jng sampe bubar……..

    chayo truz erros,,bwat album bru sheila lg dunk bozz..
    wa tunggu ya,,

    n wa siap bersaing nnt di blantika musik Indonesia brsama sheila on 7,,(”,)b

    Comment by scout — April 22, 2008 @ 9:22 am

  13. khusus bwt eross.., awas neh jgn lupain SO7. km emang jago bkin lagu….@

    Comment by titis — June 7, 2008 @ 12:16 pm

  14. khusus bwt eross.., awas neh jgn lupain SO7. km emang jago bkin lagu….@

    Comment by titis — June 7, 2008 @ 12:17 pm

  15. ka erross aku mohon jagan lupakan sheila on 7 aku kangen sam lagu-lagi romantis dan energik darikalian

    Comment by firmansyah — August 1, 2008 @ 3:56 am

  16. jgn lpkan erros

    Comment by firmansyah — August 1, 2008 @ 3:57 am

  17. mau tak mau
    meztiii ngacungn jempol bwt maZ eroos…
    jLn truS SO7

    Comment by saydevi@yahoo.com — September 2, 2008 @ 10:05 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>