July 12, 2006

Eross ‘So7′ Duet Bareng Anak SD

Yogyakarta, Duet bareng musisi lain mungkin hal yang sangat biasa. Namun sore tadi (12/7) Eross baru saja membuat debut duet gitar bareng seorang anak kecil kelas 1 SD yang menjadi korban bencana gempa bumi di Yogyakarta.

Pertunjukan kecil-kecilan ini terjadi ketika rombongan Sheila on 7 (So7) berkunjung ke daerah Bantul dan Imogiri Yogyakarta untuk menyambangi anak-anak korban gempa. Lewat program Askadol (Ayo Sinau dan Dolan) yang dihimpun oleh para dosen dan mahasiswa Universitas Gajah Mada, sejumlah anak-anak pun terkumpul untuk berbagi dengan So7.

"Kedatangan So7 kesini yang buat melihat adik-adik semua. Kasih semangat buat kalian semua buat terus belajar," tandas pembetot bass So7, Adam Subarkah.

Di lokasi Children Center Bantul itu Eross, Adam, Brian dan Duta bagi-bagi kado untuk para anak-anak korban gempa. Mereka pun sempat berakustik menyanyikan lagu anak-anak. Tembang ‘Halo-halo Bandung’, ‘Jangan Takut Gelap’ dan ‘Sayonara’ pun melantun dari bibir Duta yang dinyanyikan bersama anak-anak.

Ada satu hal yang membuat So7 makin antusias melakukan bakti sosial ini adalah ketika mereka bertemu dengan Yayak. Anak kelas 1 SD itu membuat suasana makin bersemangat. Demikian kisah Philos, juru bicara So7 kepada detikhot, Rabu (12/7/2006).

Apalagi ketika ia memberanikan diri untuk berduet dengan Eross dalam lagu ‘Buat Aku Tersenyum’. Dengan percaya diri Yayak memetik gitar berduet dengan Eross mengiringi lantunan suara Duta dan teman-temannya.

"Yang jelas Yayak bikin suasana tambah ramai. Anak-anak jadi makin antusias, apalagi So7. Tapi kerja bakti kami belum selesai. Apapun yang bisa kami lakukan akan kami usahakan," ujar Philos

June 8, 2006

Sheila on 7: Hasil Lelang Rp5,35 Juta untuk Kampung Halaman

Filed under: Albums, Bakti Sosial

Lelang sejumlah lagu dan sebuah gitar yang diadakan oleh Sheila on 7 (So7) dalam sebuah konser mereka pada Rabu (7/6) di Jakarta telah menghasilkan Rp5,35 juta untuk membantu memulihkan Yogyakarta dan sekitarnya, yang diguncang gempa 5,9 Skala Richter pada 27 Mei lalu.   

Konser di Hard Rock Cafe Jakarta itu, oleh grup yang kini terdiri dari Akhadiyat Duta Modjo (vokal), Eross Candra (gitar), Adam Muhammad Subarkah (bas), dan Brian Kresno Putro (drum) tersebut ditujukan untuk merayakan ulang tahun ke-10 grup itu, mengumumkan peredaran album baru mereka, 507, sekaligus menggalang dana bantuan untuk Yogyakarta dan sekitarnya.

So7 memang telah mencapai usia 10 tahun. Grup tersebut lahir di Yogyakarta pada 6 Mei 1996. Dalam perjalanan selama itu, mereka sudah mengeluarkan album-album Sheila on 7, Kisah Klasik untuk Masa Depan, 07 Des, Pejantan Tangguh, dan album baru 507, serta album soundtrack film layar lebar 30 Hari Mencari Cinta dan sebuah album the best.

Mereka juga telah kehilangan dua personel, yaitu Anton Widiastanto (drum) pada Oktober 2004 dan Saktia Ari Seno (gitar) pada April 2006. Anton dikeluarkan dengan alasan tak lagi dapat mengikuti aturan main dan visi So7 dalam bermusik, sedangkan Sakti memilih meninggalkan teman-temannya untuk mendalami agama.

Posisi yang tadinya ditempati oleh Anton segera diisi oleh Brian selaku drummer pendukung yang menggantikan Anton. Pada 2005, akhirnya Brian diangkat menjadi personel tetap So7.

Di lain sisi, So7 belum mau menggaet pemain lain untuk menjadi additional guitarist apalagi personel tetap pengganti Sakti. Keterlibatan terakhir Sakti adalah pada pembuatan album 507.

Asal tahu saja, album itu tidak melulu berisi lagu-lagu karya Eross. Sakti juga membuat Cahaya Terang untuk album tersebut. Lagu itu bercerita tentang pengalaman batinnya memelajari agama. Sementara itu, dari Adam ada Ingin Pulang dan Bingkisan Tuhan, serta dari Duta ada Kau Kini Ada.       

Dalam konser ulang tahun ke-10 So7 dan pengumuman rilis album 507, Duta, Eross, Adam, dan Brian, dibantu oleh seorang pemain keyboard dari luar So7, menyajikan sejumlah lagu dari album-album lama dan album baru.

Mereka membuka aksi dengan lagu lama Pejantan Tangguh. Lalu mereka melanjutkannya dengan sederet lagu. Sebut saja, Pemenang, lagu baru karya Eross untuk menyambut Piala Dunia 2006, lagu lama Bertahan di Sana, dan lagu baru Mantan Kekasih, juga ciptaan Eross.

Dari konser tersebut tertangkap bahwa permainan musik So7 makin matang dan Brian menambah power bagi mereka. Sayangnya, Duta masih suka kedodoran dalam berolah vokal. Ia masih suka sumbang atau tak kuat dalam meniti rangkaian nada.

Dalam konser itu So7 juga melelang lima lagu dan sebuah gitar akustik kepada mereka yang datang dalam rangka menggalang dana untuk membantu memulihkan Yogyakarta dan sekitarnya.

Tiga lagu menghasilkan Rp2,35 juta dari kantong mereka yang menonton konser tersebut. Lagu Dan terjual Rp600 ribu, Itu Aku Rp1,2 juta, dan Berhenti Berharap Rp550 ribu. Sementara itu, gitar akustik bertanda tangan para personel So7 ditawar paling mahal dengan harga Rp3 juta.

Masih dalam rangka membantu Yogyakarta dan sekitarnya, terang Duta, "Sony BMG Music Entertainment Indonesia (perusahaan rekaman yang merilis album 507) akan menyumbang sebagian, Rp100 juta, dari hasil penjualan album baru kami untuk Yogyakarta dan sekitarnya." Makanya, pesan Duta, "Doakan supaya album kami laku."

Sebelum mengadakan konser itu, So7 pun telah membagi rezeki mereka kepada para korban selamat di enam tempat terparah, termasuk di Kecamatan Pundong dan Kecamatan Patalan, Bantul. Sepulang dari tur Kalimantan, pada 2 Juni lalu mereka berkunjung ke Pundong dan memberi bantuan berupa keperluan sehari-hari.

Di samping itu, studio baru mereka, Studio Lahaneross, Kaliurang, yang tak rusak sedikitpun akibat gempa, mereka jadikan posko pengumpul dan penyalur bantuan. 

‘Itu Aku’, Lagu Termahal Sheila On 7

Filed under: Bakti Sosial

Kapanlagi.com - ‘Itu Aku’, salah satu lagu hits kelompok musik pop alternatif Sheila On 7, meraih harga tertinggi pada lelang yang digelar untuk bantuan dana korban gempa Yogyakarta.

Lagu yang digarap dengan sentuhan musik rap tersebut terjual Rp1,2 juta dalam acara konser mini sekaligus peluncuran album terbaru ‘507′ di HardRock Cafe Jakarta, Rabu malam (07/06).

Pada lelang itu, lima lagu hits Sheila On 7, masing-masing berjudul "Dan", "Sephia", "Tungu Aku di Jakarta", "Berhenti Berharap" dan "Itu Aku", ditawarkan kepada pengunjung dengan harga pembukaan Rp100.000.

Harga tertinggi setelah "Itu Aku" jatuh pada lagu "Sephia" dengan harga Rp1 juta, disusul "Dan" (Rp600.000), "Berhenti Berharap" (Rp550.000). Sedangkan "Tunggu Aku di Jakarta" tidak ada yang menawar.

Selain lagu, Sheila On 7 juga melelang sebuah gitar akustik yang ditandatangani oleh para personilnya, Eross, Duta, Adam dan Brian, dengan harga pembukaan Rp500.000.

Seorang wartawan yang meliput acara menjadi penawar pertama dengan harga Rp700.000, sebelum kemudian harga terus meningkat dan akhirnya terjual seharga Rp3 juta.

Sheila On 7, yang juga berasal dari "kota gudeg", juga memberikan sumbangan sebesar Rp100 juta dari hasil penjualan album "507".

Album tersebut merupakan produk rekaman kelima di luar "The Best of SO7" dan "Soundtrack", dan diklaim sebagai sebuah kilas balik setelah kelompok musik tersebut berkiprah selama satu dekade.

"507" mengandalkan setidak-tidaknya tiga lagu, yakni "Mantan Kekasih", yang disebut Duta secara berkelakar sebagai karya khusus Eross untuk wanita-wanita yang pernah menjadi pacarnya, "Pemenang" dibuat sehubungan Piala Dunia sepakbola, dan "Radio" yang berkisah tentang cinta lewat radio.

Aksi Galang Dana Sheila on 7:Terkumpul 5 Juta Lebih

Filed under: Albums, Bakti Sosial

Aksi galang daNA buat Jogya digelar Sheila on 7 di Hard Rock Café Jakarta Rabu (7/6) malam kEMarin. Duta cs ini melelang lagu dan sebuAH gitar yang udah ditandatangani mereka.

Acara galang dana dalam bentuk showcase ini sekaligus syukuran atas dirilisnya album terbaru mereka bertajuk ‘507’. Sederet lagu baru mereka seperti Pemenang yang dibuat Erros buat album piala dunia 2006, Bertahan, Pemuja dan Mantan Kekasih yang liriknya dalam banget.

Sementara tiga lagu lama Sheila diantranya Dan, Berhenti Berharap dan Itu Aku dilelang dengan harga sekitar 2 juta lebih. Sedangkan gitar berhasil mencapai harga 3 juta. Semua dana yang terkumpul akan disumbangan buat kampung halaman mereka yang dilanda bencana gempa.

“Acara ini sebagai bentuk syukur atas rilisnya album kita, terus ada spontanitas amal buat saudara-suadara kita di Jogya. Kita harapakan ada sesuatu yang bisa dimanfaatkan buat mereka dari sini,” ucap Adam usai acara.

Berkaitan dengan album 507, pihak SonyBMG selaku label Sheila juga menyisihkan dana 100 juta dari hasil penjualan album 507 milik Sheila ini buat masyarakat Jogya dan sekitarnya. “Sebagai orang Jogya saya terima kasih pada SonyBMG,” ucap Erros.

Menurut Erros, sejauh mereka pergi kata-kata pulang pasti ke Jogya. Istilahnya, Jogya merupakan perlindungan terakhir buat mereka. “Apalagi orangtua juga hidupnya di Jogya,” ujar pacar Leony ini.

Terpikir oleh Erros untuk menulis lirik lagu tentang bencana yang menimpa kampung halamannya. Namun bukan saat ini. “Nanti kalo keadaan sudah memungkinkan. Saat ini kita lakukan bukti kongkrit dulu deh. Seperti datang ke Bantul kemarin,” terang Erros.

Selain menggelar acara amal, Sheila yang kini berusia 10 tahun rencananya Jumat, (9/6) akan mencatat rekor MURI lewat acara bertajuk “Sheila on 100, Break The Record For Jogya”. Di acara ini, Duta, Adam, Erros, dan Brian akan menggelar talkshow secara serentak di 100 radio di 51 kota.

June 7, 2006

Press Release: 10 Tahun Sheila On 7 Untuk Jogja & Sekitarnya

Filed under: Bakti Sosial

Jakarta – 7 Juni 2006

Gempa bumi 5,9 skala Richter yang meluluh lantakkan wilayah Yogyakarta dan sekitarnya telah menghenyakkan seluruh bangsa Indonesia , tak terkecuali Sheila On 7 yang notabene wong Jogja sendiri. Maka secara spontan Eross, Duta, Adam, dan Brian langsung menyingsingkan lengan, membantu para korban gempa Jogja. Bertempat di 6 titik lokasi yang terparah diantaranya Kecamatan Pundong dan Kecamatan Patalan – Bantul, SO7 dan segenap kru dan management serta teman-teman dekat mereka mengadakan bakti sosial berupa pembagian sembako, tenda, tikar, lampu, dll. Markas mereka di Studio Lahaneross di daerah Kaliurang pun mereka jadikan posko untuk penerimaan dan penyaluran bantuan.

Kepedulian SO7 tidak berhenti disitu saja. Mereka berinisiatif untuk mengadakan konser amal di Jakarta. Konser amal yang bertajuk 10 Tahun Sheila On 7 untuk Jogjakarta dan sekitarnya digelar di Hard Rock Café Jakarta, Rabu 7 Juni 2006 pukul 20.00 WIB. Di acara ini selain tampil membawakan lagu-lagu andalannya akan diadakan pula lelang lagu dan merchandise bertanda tangan Sheila On 7, dimana hasillnya seratus persen akan disumbangkan.

Selain untuk kegiatan amal, konser ini sekaligus menjadi ajang syukuran satu dasawarsa perjalanan karir Sheila On 7 dan pelu nc uran album terbaru ‘507.’   Sebagai informasi saja, album terbaru SO7 ini telah dilu nc urkan pada 1 Juni 2006 dimana didalamnya memuat hit bertajuk Mantan Kekasih dan Pemenang. Lagu yang terakhir ini terpilih oleh FIFA 2006 sebagai official song untuk di Indonesia.

Kembali mengenai amal, selain digelarnya konser amal tersebut, juga akan diberikan sumbangan langsung berupa uang tunai. Sebagaimana yang diungkapkan oleh Toto Widjojo - Managing Director SONYBMG.

 

”Sebagai wujud kepedulian dari SONYBMG dan Sheila On 7 sehubungan dengan musibah gempa yang terjadi di Jogyakarta dan sekitarnya, kami sepakat untuk menyumbangkan sebanyak seratus juta rupiah dari hasil penjualan album Sheila on 7 ”507”. Semoga hal ini dapat membantu meringankan beban saudara-sudara kita yang tertimpa musibah di Jogjakarta dan sekitarnya.”

Niat mulia Sheila On 7 ini perlu kita dukung sepenuhnya, sambil teriring doa dan harapan semoga Jogjakarta dan sekitarnya dapat segera bangkit. Kembali bersemangat dalam menatap masa depan.

 

 

June 6, 2006

Sheila On 7 Gelar Konser Amal Untuk Yogya

Filed under: Bakti Sosial

Jakarta, 6 Juni 2006 00:52
Bencana gempa bumi yang melanda Yogyakarta dan sekitarnya beberapa waktu lalu membuat kelompok musik pop rock Sheila On 7 terpukul.

Itulah sebabnya, band asal Yogyakarta tersebut merasa terpanggil untuk segera membantu para korban.

Perusahaan rekaman grup musik ini, Sony-BMG, Senin (5/6), menyebutkan, setelah menyelesaikan tur konsernya yang bertajuk "Jalan Terus", akhir Mei lalu, Duta, Eross, Adam, dan Brain langsung berkunjung ke Pudong, Bantul, untuk menyerahkan bantuan guna meringankan beban korban dan sekaligus juga menggelar konser untuk hiburan.

Kepedulian Sheila On 7 tidak hanya berhenti di situ. Bertepatan dengan usia band yang telah satu dekade, Duta dan kawan-kawan akan menggelar konser amal sekaligus syukuran bertajuk "10 Tahun Sheila On 7 Untuk Jogja dan Sekitarnya", di Jakarta, Rabu (7/6).

Konser tersebut juga merupakan ajang peluncuran secara resmi album terbaru mereka yang berjudul "507"

Sheila On 7 dikenal sebagai salah satu band papan atas Indonesia yang muncul di era 1990-an bersama Dewa 19 dan Padi. Tembang mereka yang mencetak hits antara lain Sephia dan Melompat Lebih Tinggi.

SO7, Rilis Album Sambil Galang Dana

Filed under: Bakti Sosial

Kampung halaman para personil Sheila On 7, Yogyakarta, memang tengah berduka akibat bencana gempa. Meski begitu mereka mantap untuk merilis album baru yang bertajuk ‘507′. Seiring dengan peringatan 10 tahun eksis di industri musik, mereka berencana menggelar konser guna penggalangan dana bagi Yogya.

“Bentuknya showcase, kita kerjasama dengan Sony dan Hard Rock Café,” tutur Adam bassist S07 saat dihubungi KG. Nantinya, akan ada lelang lagu, charity dan launching album. Acaranya sendiri bakal berlangsung di Hard Rock café, Rabu 7 Juni 2006, Pukul 20.00 Wib. Jadi buat kamu yang mau datang, cukup bayar first drink saja.

Beberapa waktu lalu personil S07, Duta, Eross, Adam dan Bryan sempet mengunjungi korban bencana di Bantul. Disana mereka berinteraksi dengan korban sambil membawa beberapa bantuan. “Kemarin itu spontanitas aja sih, ada beberapa teman yang mau ikut bantu, ya udah kita salurkan bantuan yang sifatnya urgent dulu,” terang Adam.

Pengalaman menarikpun dialami personil S07. Mereka masih sempat diajak foto bareng oleh beberapa korban dengan handphone kamera. “Mereka butuh dukungan moril maupun materil, segala bentuk dukungan, apalagi dengan kehadiran public figure, itu sangat berarti,” ujar suami dari Arimbi itu.

Adam dan S07 berharap, semoga showcase mereka besok bakal sukses, dan mampu menggugah hati para dermawan. “Harapan kita, semoga apa yang kita lakukan ini dapat menginspirasi orang untuk berbuat lebih baik,” harap Adam. Tak ketinggalan, semoga album ‘507’ mendapat sambutan baik.

So7 Jual Lagu Demi Yogyakarta

Filed under: Bakti Sosial

Jakarta, Peristiwa gempa di Yogyakarta beberapa waktu lalu memicu semangat Sheila on 7 untuk memberikan yang terbaik demi kota tercintanya ini. Sekaligus rilis album, So7 pun jual lagu untuk Yogyakarta.

Rabu (7/6/2006) Sheila on 7 akan menggelar konser amal yang diadakan di Hard Rock Cafe Jakarta jam 20.00 WIB. Konser yang bertajuk ‘10 Tahun Sheila on 7 untuk Jogja Sekitarnya’ ini sengaja diselenggarakan untuk menggalang dana bagi Yogyakarta, sekaligus merayakan ulang tahun mereka yang ke-10 dan tentu saja rilis album terbarunya ‘507′.

"Sebenarnya sejak lama sebelum kejadian gempa ini Sheila memang telah berencana untuk mengadakan acara khusus buat Yogya. Tapi kemudian jadinya tanggal 7 ini baru bisa terlaksana," ungkap Widi Asmoro dari Sony BMG kepada detikhot, Selasa (6/6/2006).

Dalam acara ini Eross, Duta, Adam dan Brian rencananya akan melelang lagu-lagu andalan mereka. Kendati belum bisa disebutkan hits apa yang akan dijual namun Widi mengatakan pastinya lagu lelang akan diambil dari lagu lama milik So7.

"Mungkin sekitar 3 sampai 5 lagu yang diambil dari lagu lama, lagu hitsnya So7," tandas Widi.

Lewat konser yang akan digelar kurang lebih selama 1 jam ini So7 akan memperkenalkan lagu-lagu terbaru mereka dari album ‘507′. Single hitsnya ‘Mantan Kekasih’ pun akan diperdengarkan live untuk para pecinta setia So7. Beberapa lagu lama S07 yang masih mengudara seperti ‘Bila Kau Tak Disampingku’, ‘Seberapa Pantas’ juga ‘Kita’ akan diperdengarkan di konser spesial ini.

Selentingan kabar, para personel So7 juga akan melelangkan beberapa benda berharganya. Namun bentuk dan jumlahnya belum bisa dipastikan

Sheila On 7, 10 Tahun Untuk Jogja dan sekitarnya

Filed under: Bakti Sosial

Sebagai band dari Jogja, Sheila On 7 merasa terpanggil untuk segera membantu korban gempa Jogja. Seusai ‘Jalan Terus Tur’ yang berakhir di penghujung Mei, para personil Sheila langsung menyambangi korban gempa di Pudong, Kabupaten Bantul. Kunjungan Sheila ke Pudong tanggal 1 Juni bukanlah rekreasi, Sheila menyerahkan bantuan untuk meringankan beban korban bencana sekaligus menghibur mereka.

Kepedulian Sheila tidak berhenti disitu. Duta, Eross, Adam dan Brian berinisiatif untuk mengadakan konser amal di Jakarta. Konser amal yang bertajuk 10 Tahun Sheila On 7 Untuk Jogja Sekitarnya selain ditujukan untuk kegiatan amal, konser ini merupakan syukuran satu dasawarsa perjalanan karir Sheila On 7 dan peluncuran album terbaru ‘507′.

Catat tanggalnya, datanglah dan beramal, pada:
Hari, Tanggal : Rabu, 7 Juni 2006
Pukul : 20.00 WIB
Tempat : Hard Rock Cafe Jakarta

June 5, 2006

Sheila On 7 Gelar Syukuran Buat Jogja

Filed under: Bakti Sosial

Kapanlagi.com - Bencana gempa bumi yang melanda Yogyakarta dan sekitarnya beberapa waktu lalu, menggugah hati para personel grup musik asala kota gudeg itu, Sheila On 7, untuk mengumpulkan dana bantuan kemanusiaan melalui konser yang mereka adakan di beberapa kota besar di Indonesia.

Siaran pers Sony-BMG, Senin (5/6), menyebutkan, setelah menyelesaikan tur konsernya yang bertajuk Jalan Terus, akhir Mei lalu, Duta, Eross, Adam, dan Brain, langsung meluncur ke Pudong, Bantul, untuk menyerahkan dana bantuan secara langsung pada, sekaligus menggelar konser kecil guna menghibur hati para korban gempa.

Dan ternyata, kepedulian Sheila On 7 tidak hanya berhenti di situ. Bertepatan dengan usia grup band yang ke satu dekade, Duta dan kawan-kawan akan menggelar konser amal sekaligus syukuran bertajuk 10 Tahun Sheila On 7 Untuk Jogja dan Sekitarnya’, di HardRock Cafe, EX Plaza, Jakarta, Rabu (7/6).

Konser yang dijadwalkan pukul 20.00 WIB hingga selesai itu juga merupakan ajang peluncuran secara resmi album terbaru mereka yang berjudul 507.

Sheila On 7 dikenal sebagai salah satu band papan atas Indonesia yang muncul di era 1990-an bersama Dewa 19 dan Padi. Tembang mereka yang mencetak hits antara lain SEPHIAdan MELOMPAT LEBIH TINGGI.

June 3, 2006

Sheila On 7 Salat Bareng Korban Gempa

Filed under: Bakti Sosial

Yogyakarta, Setelah tur panjang ke Kalimantan, Sheila On 7 kembali ke Yogyakarta. Tanpa buang waktu Eross dan kawan-kawan langsung mengunjungi korban gempa di daerah Bantul. Mereka juga menyempatkan diri salat Jumat bersama para korban.

Jumat (2/6/2006) Eross, Adam, Duta dan Brian menyinggahi beberapa desa di Yogyakarta yang terkena musibah gempa. Sheila On 7 (SO7) beserta rombongan berangkat dari kediaman Eross di Jl. Kaliurang Km 10 sekitar pukul 10.00 WIB.

Tak luput mereka pun membawa bantuan logistik untuk para korban yang dibawa dengan sebuah truk dan sebuah mobil boks besar. Rencananya mereka akan menyinggahi lima desa, tiga kecamatan di Yogyakarta, diantaranya kecamatan Bambanglipuro, Jetis dan Pundos.

"Habis tengok keluarga baik-baik saja. Sekarang kita melihat keluarga kita yang lainnya. Kita mencoba berikan bantuan semampu dan sebisa kita," ungkap basist SO7 Adam kepada detikhot.

Mengenai jumlah bantuan yang akan diberikan, band yang baru saja merilis album ‘507′ itu tidak mau bicara banyak. Bagi mereka yang terpenting adalah semangat kebersamaan untuk membantu sesama.

"Kita ngasih semangat untuk orang-orang yang terkena musibah," tandas Brian drummer baru SO7.

Sebelum perjalanan dimulai, SO7 singgah di Masjid Agung Bantul untuk melaksanakan salat jumat. Para personil pun berbaur dengan para korban untuk mendengarkan kisah dan pengalaman pahit mereka.

May 31, 2006

Sumbang Korban Gempa Jogja

Filed under: Bakti Sosial

 

SENIN (29/5) malam GIGI dan Sheila On 7 (SO7) konser bareng di Samarinda, Kalimantan Timur.

Secara spontan kedua grup band papan atas tersebut mengumpulkan sumbangan untuk korban gempa Jogja.

Dituturkan basis So7, Adam, ia tak tahu berapa jumlah sumbangan yang terkumpul hingga akhir konser.

Pastinya di tengah acara, rekannya Duta mengumumkan uang sumbangan sudah mencapai Rp 2 juta-an.

Bersama Armand, vokalis yang menikah di usia muda itu terus menghimbau penonton konser untuk beramal.

"Ada kotak khusus gitu, seperti infak. Panitia penyelenggara juga bikin posko khusus," jelas Adam saat dihubungi Selasa (30/5) siang.

Rangkaian konser bareng Gigi-So7 berakhir Rabu (31/5) esok di Balikpapan, Kalimatan Timur.

Sama seperti di Samarinda, sebelum konser dimulai akan diadakan mengheningkan cipta bersama para penonton. Kotak sumbangan juga kembali diedarkan.

Bicara soal gempa, Adam yang tahu kabar bencana tersebut dari istrinya Arimbi, mengaku sangat ingin segera pulang ke Yogya.

Apalagi istrinya yang finalis Putri Indonesia 2003 sempat mengalami trauma berada di dalam rumah.

"Dia nggak berani tidur di kamar, tidurnya di ruang tamu. Untung saat gempa, mertuaku sedang nginap di rumah," ujarnya.

January 6, 2006

Sheila on 7 Peduli TKW

Jakarta, Setelah merambah berbagai negara Asia, seperti Malaysia, Singapura, Korea Selatan dan Jepang, Maret 2006 mendatang Sheila on 7 akan menyambangi Hong Kong. Sebuah asosiasi tenaga kerja di negara tersebut, Asian Imigran Worker, mengundang band asal Yogya itu untuk menggelar konser.

Gayung pun bersambut dari anak-anak So7. Tanpa ragu, tawaran manggung di mancanegara itu mereka terima. Menurut sang manajer, Anton Kurniawan, dipastikan konser akan berlangsung pada 19 Maret 2006.

“Semoga saja tidak ada halangan, jadi konsernya tetap terselenggara tanpa perlu dimundurkan lagi jadwalnya”, jelasnya saat dihubungi detikhot belum lama ini.

Sekedar informasi konser tersebut seharusnya dilaksanakan awal tahun ini. Namun karena Duta, Erros, Adam dan Sakti sibuk mempersiapkan album terbaru band mereka, jadwal pun diundur.

Anton menambahkan anak-anak Sheila sudah lama merindukan manggung di Hong Kong. Apalagi nantinya konser di negara itu bertujuan untuk membantu para TKW (Tenaga Kerja Wanita) Indonesia yang sering mengalami penyiksaan baik fisik maupun batin.

“Konser ini akan menjadi konser amal. Tujuannya untuk membantu rehabilitasi para TKW Indonesia yang mengalami musibah seperti pelecehan seksual, penyiksaan dan lain-lain,” katanya.(eny)

January 17, 2005

Lelang Lagu hingga Cukur Jenggot: Konser Amal Artis Yogyakarta

Filed under: Bakti Sosial

KONSER amal bertajuk “Satu Duka Satu Bangsa” yang digelar 11-14 Januari 2005 di Java Cafe Jalan Magelang Yogyakarta, berhasil mengumpulkan dana Rp 34 juta.

Konser kemanusiaan yang diprakarsai Forum Organizer Yogyakarta itu melibatkan 25 grup band ternama di Yogyakarta. Di antaranya Jikustik, Sheila on 7 (So7), Shaggy Dog, Endank Soekamti, The Rain, Cross Bottom, Newdayz, Netto, Kilimanjaro, Profile, Bintang, Blue Savana, Seventeen, dan Es Nanas.

Dana yang terkumpul diperoleh dari penjualan tiket serta lelang lagu, sepatu, dan pakaian pemain band pendukung. Yang menarik ada lelang cukur jenggot. Kebetulan penonton meminta agar jenggot Anang Batas selaku koordinator Forum Organizer sekaligus MC dicukur dengan harga tertinggi Rp 250 ribu. Sedangkan dalam lelang lainnya, yakni sepatu Adam, vokalis So7, laku terjual Rp 900 ribu dengan penawaran pertama dibuka Rp 100 ribu. Ternyata, peminatnya tidak hanya kaum perempuan saja tetapi kaum pria juga turut berlomba menawar sepatu tersebut.

Tiket Masuk

Hari pertama (11/1) menampilkan Jikustik, Newdayz, Stereovilla, Netto, Ezpression, Kilimanjaro. Sedangkan pada hari kedua (12/1) The Rain, Cross Bottom, Shakey, Enadank Soekamti, Profilem, dan TNT.

Hari ketiga (13/1) Seventeen, Jogiest, Pagi Hari, Blue Savana, Bintang, dan Candles. Sementara hari keempat (14/1) menampilkan So7, Shaggy Dog, Mondays, Laquena, Cosmic dan Flash.

Untuk hari pertama hingga hari ketiga tiket masuk dijual Rp 25 ribu, sedangkan pada hari terakhir Rp 35 ribu. Seluruh pendapatan disumbangkan kepada korban bencana gempa bumi dan tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).

Yang paling banyak dibanjiri penonton adalah konser hari terakhir saat penampilan So7 dan Shaggy Dog. Dalam konser itu, So7 membawakan enam lagu andalannya dan satu di antaranya berjudul “Uluran Tanganmu” yang dipersembahkan bagi warga Aceh.

Lagu “Uluran Tanganmu” ini nantinya bakal direkam oleh Sony Musik bersama dengan grup-grup band lainnya. Royalti hasil penjualan kaset seluruhnya bakal disumbangkan kepada korban bencana di NAD.

Sementara Senin malam ini (17/1) di Sositet Taman Budaya Yogyakarta, juga digelar konser amal kemanusiaan Satu Duka Satu Bangsa dengan menampilkan artis Ibu Kota seperti Iga Mawarni dan Tri Utami dengan iringan musik Kua Etnika pimpinan Djadug Ferianto dan pembacaan puisi Ninik L Karim serta tari-tarian tradisional asal Aceh. (Sugiarto-81)

October 6, 2004

Serahkan Sembako ke Anak Panti

Filed under: Bakti Sosial

Pontianak,- Kedatangan grup musik kondang, Sheila on 7 ke Pontianak, tak hanya untuk unjuk gigi dengan performanya yang bisa bikin histeria ABG, tetapi mereka juga menyempatkan diri untuk melakukan kegiatan mulia dengan menyerahkan sembako ke panti asuhan, Selasa (5/10) sore kemarin.

Bakti sosial dengan mengunjungi panti asuhan Ahmad Yani itu dilakoni oleh lima personil So7, masing-masing Duta, Eros, Sakti, Adam dan Anton. Mereka memanfaatkan waktunya selama empat hari di Pontianak - setelah manggung di Ketapang, untuk turut serta dalam baksos yang digelar LA Light “Enjoy Aja” dari PT Djarum Super selaku sponsor utama dan event organizer Gaya Production.

S07 tiba sekitar pukul 16.00 WIB di panti asuhan dan disambut dengan jerit kegembiraan dari anak-anak panti dan warga sekitar. Rombongan langsung dipersilahkan masuk kedalam ruangan yang telah dipenuhi dengan wajah-wajah gembira mereka yang bisa bertatap muka langsung dengan idolanya. Personil So7 sendiri tak canggung-canggung saat duduk bersila bersama anak-anak panti, bahkan mereka sesekali bercanda dan melemparkan senyum.

Beberapa pertanyaan yang dilontarkan oleh anak-anak panti, dijawab personil So7 dengan santai, sesekali diselingi guyonan sehingga membuat riuh suasana. “Kami dulunya adalah teman sepermainan, kami masing-masing suka musik, lalu kami bentuk sebuah grup band,” begitu cerita Duta mengenai awal terbentuknya So7 yang album-albumnya laku keras di pasaran. Kini, So7 sudah memetik hasil yang manis dari perjuangannya dulu, semasa hendak memasuki dunia rekaman.

Usai menjawab, giliran personil So7 yang mengajak anak-anak bermain kuis. Siapa yang bisa menebak, diganjar dengan kaset So7 dan t-shirt yang sudah ditandatangani oleh kelima personil. Tak puas dengan itu, anak-anak panti pun berebutan ingin foto bareng dengan kelima cowok keren tersebut.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolik dari grup So7 yang diwakili Duta kepada pemilik panti. Untuk besarnya sumbangan dan banyaknya sembako, tak mau disebutkan oleh Rudi selaku Event Organizser dari Gaya Production. “Kami tak mau menyebutkan berapa jumlahnya, yang terpenting bukan nilainya, tetapi manfaatnya,” kata Rudi. Setelah selesai penyerahan bantuan secara simbolik, dilakukan doa bersama mengiringi kepergian So7 dari Panti Asuhan tersebut. Sakti “sang gitaris” yang memimpin doa tersebut.

Sementara mengenai kesiapannya tampil malam ini, Adam sang pencabik bass So7 mengaku siap tampil menghibur publik kota Pontianak. “Ini kali kedua kami tampil di Pontianak. Saya dan rekan-rekan cukup menikmati selama berada di kota ini, pihak panitia cukup profesional dan kami merasa tersanjung,” kata Adam.

Sementara Lingga, dari Mega Pro selaku Event Organizer So7 mengatakan bahwa persiapan untuk konser Sheila di SSA telah dilakukan sematang mungkin. Sound berkekuatan 100 ribu watt dan panggung spektakuler telah telah dipersiapkan untuk konser tersebut, yang kesemuanya khusus didatangkan dari Jakarta.

Ditempat yang sama, Rudi dari Gaya Production, EO Sheila di Pontianak mengatakan image jelek yang melekat pada grup band asal Yogyakarta ini bahwa konser So7 identik akan memakan korban, coba ditepisnya. “Kami optimis konser ini bisa berjalan lancar. Makanya kami berharap kepada penonton untuk tertib dan menjaga suasana tetap kondusif,” pintanya didampingi Iman Supardjo dari LA Light sembari mengatakan semua penonton yang membeli tiket telah diasuransikan. (bdi)

Source: Appost

October 21, 2003

Sheila On 7 Pengumpul Buku Bekas

Filed under: Bakti Sosial

DI SELA-SELA waktu luangnya grup musik asal Yogayakarta, Sheila On 7, menyempatkan diri untuk berbakti sosial dengan menjadi juru kampanye buku-buku bekas. Kampanye yang digelar oleh Komunitas 1001 Buku Yogyakarta itu diberi tema Kamu Juga Bisa. Kampanye ini didukung penuh oleh Duta, Anton, Adam, Eross, dan Sakti. Sudah mulai digelar dari tanggal 1 hingga 30 Oktober 2003. Keterlibatan Sheila On 7 sudah diresmikan di kantor Sheila Management di kawasan Kotabaru, Yogyakarta, Rabu pekan lalu. Rencananya, markas SO7 dijadikan tempat menampung sumbangan buku bekas yang nantinya akan dibagikan pada anak-anak dari keluarga yang kurang mampu. Hal ini dibenarkan oleh Sakti (gitaris) yang mengatakan bahwa ia dan rekan-rekannya menerima tawaran tersebut karena prihatin melihat anak-anak dari keluarga tak mampu untuk mendapatkan buku bacaan. Diharapkan, dengan dilibatkannya SO7, para penggemar grup tersebut, Sheila Gank ikut mendukung gerakan yang digelar untuk memperingati hari Sumpah Pemuda.

Hingga saat ini tercatat para penggemar SO7 yang punya nomor anggota jumlahnya sudah mencapai 15.000 orang. Belum lagi yang tak punya nomor anggota, mungkin jumlahnya mencapai jutaan. Jika mereka ikut mendukung, maka bisa dbayangkan berapa banyak buku bekas yang akan bertimbun di kantor mereka. (dt)

October 17, 2003

KOMUNITAS 1001 BUKU GANDENG SHEILA ON 7 Kampanyekan ’Kamu Juga Bisa’

Filed under: Bakti Sosial

UNTUK mendapatkan lebih banyak buku, Komunitas 1001 Buku, menggelar kampanye ‘Kamu Juga Bisa’, 1-30 Oktober. Kampanye tersebut mengajak kalangan muda agar peduli dengan minat baca anak, dengan menyumbangkan buku-bukunya. Kegiatan tersebut juga menggandeng Sheila Management. Sakti, gitaris Sheila on 7, menyerahkan 7 buku kepada Komunitas 1001 Buku, menandai dimulainya kampanye ‘Kamu Juga Bisa’. Kegiatan ini juga untuk memperingati hari Sumpah Pemuda.

Menurut Ninda Karisa, relawan 1001 buku, kegiatan dalam rangka mengumpulkan buku itu nantinya akan disalurkan kepada perpustakaan anak di Yogya. Digandengnya Sheila Management, berdasarkan pertimbangan, Sheila Management punya anggota Sheila Gank yang jumlahnya ribuan. Dari mereka, diharapkan akan terkumpul banyak buku.

Komunitas 1001 Buku merupakan wadah anak muda yang bergerak dalam bidang pengumpulan buku. Selama ini, pihaknya menerima bantuan dari siapa saja yang peduli dengan minat baca anak.

Menurut Nunuk, Ketua Panitia ‘Kamu Juga Bisa’, kampanye tersebut juga bekerjasama dengan SMU 1, SMU 6, SMU 9, SMU De Britto, SMU Stella Duce I dan SMU Muhammadiyah I, serta dengan radio-radio swasta di Yogya. “Kita sediakan lumbung buku. Siapa yang ingin menyumbang, bisa memasukkannya di kotak tersebut,” ujar Nunuk.

Ade ‘Pengki’ Erwan, mewakili Sheila Management, mendukung kampanye ‘Kamu Juga Bisa’. “Kita akan menggerakkan Sheila Gank yang jumlahnya ribuan, untuk menyumbang buku, demi suksesnya kampanye ini. Semoga kegiatan ini bisa lancar seperti yang diharapkan dan bisa menjangkau pelosok pedesaan,” papar Pengki.

Menurut Fretty Panggabean, Koordinator Daerah, buku yang disumbangkan tak harus buku anak. Jika ada buku yang tak sesuai dengan usia anak-anak, nantinya akan dijual seizin pemberinya. Uang hasil penjualan itu akan dibelikan buku anak-anak. “Anak adalah generasi penerus bangsa. Jika sejak awal sudah mendapat bacaan sehat, tentu akan mempengaruhi pola pikirnya di masa datang,” terang Fretty.

Lewat kampanye tersebut, diharapkan mampu membangkitkan minat baca anak-anak sekaligus membuktikan, generasi muda tidak hanya mampu hura-hura atau melakukan hal-hal negatif. Anak muda juga punya kepedulian sosial tinggi terhadap sesama, khususnya anak-anak.

Komunitas 1001 Buku Yogya resmi terbentuk 16 Februari 2003. Berawal dari diskusi intens para relawan di milist 1001 Buku. Beberapa waktu lalu, komunitas ini sering menggelar perpustakaan kaget di Boulevard UGM, tepatnya di depan Kagama. Kegiatannya, menyediakan bacaan bagi anak-anak, sekaligus menjadi tempat penyerahan buku, bagi yang ingin menyumbang. Namun kegiatan tersebut harus berakhir, sebab ada aturan hanya yang berjualan makanan dan minuman yang boleh mangkal di tempat tersebut. Padahal melihat dari asas manfaat, apa yang dilakukan sekelompok anak muda tersebut sangat positif dan perlu didukung.

Selain kampanye ‘Kamu Juga Bisa’, Komunitas 1001 Buku juga akan menyelenggarakan kegiatan ‘Dolanan Bocah’. Acara tersebut bertujuan mengasah kreativitas serta menumbuhkan kesadaran sosial anak-anak. “Kita juga akan membuka ‘perpustakaan kaget’, yaitu kegiatan penyediaan fasilitas perpustakaan temporer bagi anak di pusat-pusat kegiatan masyarakat,” kata Ninda.(Latief)

Source: MP

December 17, 2000

Sheila On-7 Pentas Amal untuk Korban Kulonprogo

Filed under: Bakti Sosial

Kelompok musik asal Yogya, Sheila On 7, akan menggelar pentas musik amal Minggu (17/12) siang di Sporthall Kridosono, hasilnya akan disumbangkan untuk Panti Asuhan dan korban bencana alam di Kulonprogo. Pentas musik amal tersebut diselenggarakan Sheila On 7 (So7) bekerja sama dengan Rumah Ungu Production, juga didukung Harian Bernas.

Rencana penyaluran dana hasil pentas amal tersebut diungkapkan Manajer So7, Anton Kurniawan, dan dua personel So7, Adam Subarkah (bas) dan Sakti (gitar), yang dihubungi Bernas secara terpisah, Selasa (12/12). “Hasil pentas nantinya akan diberikan bagi mereka yang membutuhkan dan di antaranya untuk korban bencana alam di Kulonprogo,” kata Anton. Harga tiket untuk pentas amal itu adalah Rp 5.000,00.

Menurut Sakti, ide menggelar pentas amal itu memang sudah lama karena tahun lalu mereka sudah pernah menggelar acara semacam. Biasanya pada bulan Ramadan jadwal pentas So7 kosong. “Dari omong-omong kemudian timbul ide untuk melakukan kegiatan untuk amal setiap Ramadan,” kata Sakti.

Untuk tahun ini, So7 memang ingin menggelar kegiatan dalam bentuk yang lebih besar dibandingkan tahun lalu. Dengan demikian, uang yang dihasilkan dari penjualan tiket tanda masuk bisa lebih banyak. Belum lagi uang hasil lelang barang-barang So7.

Mengenai barang-barang yang akan dilelang, Sakti mengatakan, ia akan menjual gitar dan baju atau kaos yang pernah ia pakai ketika pentas.

Sedangkan Adam mmengatakan, ia mengaku belum tahu barang apa yang akan ia lelang. “Pokoknya saya akan memberi kejutan,” kata Adam.

Ditambahkan Anton, pentas So7 tersebut akan dikemas dalam bentuk akustik. Lagu yang akan ditampilkan sekitar tujuh lagu. “Kegiatan ini murni keinginan dari kami untuk ikut membantu mereka yang sedang mengalami kesusahan dan kami tidak mengambil keuntungan dari kegiatan yang kami gelar ini,” kata Anton.

Dalam bulan Ramadan ini, kata Anton, So7 telah menyelesaikan penggarapan video klip yang kedua berjudul Sephia dan diharapkan sudah ditayangkan pada pekan-pekan ini.

Setelah Lebaran mereka akan menggarap video klip ketiga, Sahabat Sejati. “Rencananya kami akan bekerja sama dengan Rizal Mantovani dan kalau memungkinkan penggarapan video klipnya dilakukan di Yogyakarta,” jelas Anton Kurniawan. (inu)

Source: Indomedia