February 25, 2007

It’s getting hot in here …

LIVING up to its tagline, Lebih Hangat Dari Biasa, HOT FM has lined up an explosive birthday bash at Dataran Shah Alam from noon to midnight tomorrow.

 

More than 30 artistes, including Indonesia’s Sheila On 7 and actor-singer Irwansyah who is riding high with the single, Pecinta Wanita, from the Heart OST will turn up for the event, dubbed HOT FM Big Jam.

Joining them will be Mawi, Misha Omar, The Fabulous Cats, Estranged, Ella, Jaclyn Victor and Faizal, Suki and Alif (all of One In A Million fame), Dina, Pretty Ugly, Sixth Sense, Zahid, OAG, Nitrus, Fiq, Nieyl (both of Mentor), Gerhana Skacinta, Urban Method, Sofaz, Ahli Fiqir, Farah, Adam, Wings, Ruffedge, Dia Fadila, and Farah Asyikin.

“HOT FM Big Jam is also a special event to thank our listeners for supporting us,said HOT FM and FLY FM network manager Seelan Paul.

“We wanted the celebration to be different; that’s why we decided to come up with something that no other radio station had done before — an all-day music festival with performers, atmosphere and activities that refl ect the station and its listeners,he added.

Radhi of OAG said the event would kick-start the band’s roadshow in August.

“We are looking forward to the HOT FM Big Jam,he told The Malay Mail yesterday.

The band will perform Gemersik, Permaisuri and Slumber.

Scheduled to perform Maha Karya Cinta and Queen’s We Will Rock You, Faizal of OIAM said the event will be a good opportunity for the artistes to get closer to their fans.

“The Big Jam is one of the biggest events that I’m going to be involved in.

I’m going to give fans my best,said Faizal.

For fans of Jaclyn Victor and Misha Omar, who couldn’t get enough of the duo’s collaboration on Cinta at the recent Anugerah Bintang Popular Berita Harian, they will get to relive the experience tomorrow.

“Many have asked me to do the ‘live’ duet again.

So, check us out this Saturday,said Jaclyn who will also perform her catchy number Cepat Cepat.

As for Misha, the show will be an opportunity for her to perform Nafas Cahaya ‘live’, exclusively for her fans.

The singer will be coming out with her latest single, Sembunyi, a duet with Andy from Flop Poppy, next month.

Since its launch last year, HOT FM has attracted 2.92 million listeners based on the recent Nielsen Media Radio Audience Survey.

October 6, 2006

BERTAHAN DI SANA

Teks dan Foto oleh

Wening Gitomartoyo


Saat itu pukul sembilan malam waktu Pulau Penang, Malaysia. Lalu lintas hari Jumat malam tidak jauh berbeda dari kondisi setiap minggunya di Jakarta. Sejauh mata memandang hanya deretan mobil dengan kecepatan siput dan lampu neon yang berpendar-pendar. Saya sedang berada dalam sebuah mobil yang juga mengangkut seluruh personil Sheila on 7, additional player Prisa dan Ferry, seorang dokter yang dibawa sepanjang perjalanan, Egi, dan event organizer dari Malaysia, menuju lokasi konser So7 yang berjarak sekitar 30 menit dari hotel. Anak pertama Duta, Aisha, mengisi seluruh mobil dengan nyanyiannya yang lantang. Ia gemar mengganti-ganti lirik lagu sesuai keinginannya dan membuat seisi mobil tertawa geli. Di antara derai tawa, saya ikut merasakan antisipasi yang menguat seiring semakin mendekatnya kami ke lokasi.


Malam itu, di konsernya yang ketiga dalam rangkaian Malaysian Tour yang diadakan oleh event organizer Cipta Asia dan provider telepon seluler Digi ini, Sheila on 7 akan bermain di hadapan masyarakat Penang untuk pertama kalinya. Ini kali kelima mereka mengadakan tur atau konser di Malaysia sejak mereka pertama kali dikenal di negeri itu, dan itu tidak termasuk promo yang biasanya memakan waktu lebih singkat.


Sesampainya di lokasi, sementara masing-masing para personil mempersiapkan diri, saya memilih untuk segera melihat penonton yang riuh rendah suaranya mencapai belakang panggung dengan sukses. Penang International Sports Arena, stadion yang seukuran Istora Senayan, Jakarta, pada malam itu lumayan dipenuhi oleh orang-orang berwajah antusias. Senyuman lebar sambil sesekali teriakan memanggil nama personil-personil Sheila on 7 menggema dan sulit untuk menahan diri tidak tertular perasaan gembira yang menggantung di udara.
Saya baru bergabung dengan rombongan Sheila on 7 di saat mereka sudah sampai di Penang. Hari-hari sebelumnya, mereka sudah menjajal Stadium Larkin, Johor Bahru dan Stadium Likas, Kota Kinabalu sejak tanggal 13 hingga 16 Agustus. Dan seperti pertunjukan mereka sebelumnya, konser malam ini pun dibuka oleh band pembuka asal Singapura, Bhumi Band. Membawakan lagu-lagu karya sendiri, Bhumi Band disambut dengan cukup baik oleh penonton. Band yang dikenal karena sempat menyumbangkan satu lagu untuk soundtrack sebuah film Malaysia ini membawakan total empat lagu, dan dengannya, tepat di pukul 10.00 malam waktu setempat, memberi jalan bagi band yang telah ditunggu-tunggu.


Musik instrumental yang terdengar kental dengan pengaruh Timur Tengah dipasang sebagai intro dan menjadi pengiring Brian (drummer) untuk menginjak panggung pertunjukan. Berikutnya secara berturut-turut, Adam (bass), dan Eross (gitar) muncul, dan kemudian, dengan lampu sorot yang semakin terang, Duta (vokal) melengkapi barisan yang digelari band sejuta kopi ini.
“Menyelamatkanmu” menjadi lagu pertama yang dengan serempak diikuti teriakan dan nyanyian penonton dari arah mana pun. Setelah itu, berturut-turut “Pagi”, “Bertahanlah Kau Di Sana”, “Sahabat Sejati” hingga lagu-lagu yang bertempo lebih lambat seperti “Terlalu Singkat”, “Itu Aku”, “Dan…” yang sempat mengharu biru dunia Indonesia di tahun 1999, dan “Mantan Kekasih” yang diambil dari album terbaru mereka, 507, semakin membuat penonton larut dalam nyanyian bersama dan pekik-pekik histeris. Cukup mengagumkan bahwa lagu-lagu yang diambil dari 507 mendapat sambutan yang sama meriahnya dari penonton, bahkan mereka sudah hafal lirik lagu-lagu yang relatif baru seperti “Radio” dan “Terlalu Singkat”.


Selengkapnya baca edisi 18 (rolling stone INA) 

August 23, 2006

Penonton Turun, Sheila on 7 Hilang Pamor?

Jakarta, Sheila on 7 baru saja menyelesaikan 4 jadwal konsernya di Malaysia. NAmun sayang kali ini konser So7 tak sEMeriah dahulu. Penonton menurun. So7 tak lagi gemerlap di mata pecinta musik negeri Jiran.

Bersama promotor Cipta Asia, Sheila on 7 berkesempatan untuk mengelar konser di 4 kota di Malaysia. Diantaranya Johor, Kota Kinabalu dan Pulau Pinang. Dari keempat kota tersebut, semua stadium yang digunakan untuk konser terlihat sepi dari pengunjung.

Seperti dikutip detikhot dari Utusan, Selasa (23/8/2006) jika dibandingkan dengan penampilan mereka di tahun 2003, konser terbaru So7 kurang peminat. Hanya 2000 orang saja yang terlihat memadati Stadium Nasional Bukit Jalil Kuala Lumpur, akhir pekan lalu.

Namun kendati demikian, Duta, Adam, Eross dan Brian harus cukup puas dengan hasil yang didapat. Penonton yang sedikit tak membuat semangat mereka kendur. Sebanyak 20 lagu dari album lama hingga baru, dilantunkan So7 tanpa patah arang.

"Biarpun kehadiran penonton tidak sehebat konser tahun 2003, kami masih bangga dan terharu. Bagi kami berapa pun jumlah penonton yang hadir, ia merupakan satu penghargaan dan dukungan penggemar kepada kami. Kami tidak kecewa," ungkap Duta.

Brian dan Sakti memang tak lagi bersama So7. Namun bukan berarti ini membuat So7 kehilangan semangat berkarya. Ditanya soal pamor yang dinilai mulai menurun, Duta pun tak menyalahkan mundurnya Brian dan Sakti. Tanpa kedua mantan personelnya itu, So7 masih akan bermusik.

"Mereka masa lalu kami. Tanpa mereka kami masih bisa meneruskan perjuangan dan itu tidak mempengaruhi persembahan kami. Saya yakin penggemar kami masih mendukung kami sejak dulu sampai sekarang," tutup Duta.

So7: Berempat tapi masih mantap


Duta serta Eross menunjukka persembahan yang baik pada malam konsert terakhir Malaysian Tour So7 (Foto The Star oleh Ricky Lai)

Walaupun kini dibarisi empat personil, Eross, Duta , Adam dan Brian  masih  menunjukkan bahawa Sheila On Seven (So7) masih mampu menarik ribuan Sheila Gank (gelaran yang diberi kepada peminat mereka) di Malaysia menerusi ‘Digi Sheila On Seven Malaysian Tour’.

Siri konsert yang bermula di Stadium Larkin Johor Bahru pada 13 Ogos yang lalu melabuh tirainya di Stadium Nasional Bukit Jalil pada hari Ahad yang lalu.

Hampir 10,000 orang peminat membanjiri stadium tersebut pada jam 7 petang lagi.

Bumi Band, selaku band pembuka tirai berjaya menenangkan keresahan ribuan penonton yang menunggu lebih daripada satu jam untuk menyaksikan konsert tersebut.

Kumpulan yang berasal dari Bandung itu mempersembahkan beberapa buah lagu termasuk ‘Rantai Rasa Cinta’ serta ‘Goda’, yang merupakan soundtrack lagu kepada filem box-office lakonan Farid Kamil dan Julia Hana, ‘Remp-It’.


Adam serta Eross menunjukkan bakat terpendam mereka ketika menyanyikan lagu ‘Pria Kesepian’ (Foto The Star)

Penonton yang membanjiri stadium itu menjerit dengan sekuat hati sejurus sahaja melihat band kesayangan mereka, So7 menjejak kaki ke atas pentas utama itu.

Band yang pernah dijulang sebagai band terbaik di rantau Asia pada suatu ketika dahulu membawa 19 buah lagu sepanjang konsert yang berlangsung kira-kira dua jam setengah.

So7 memulakan persembahan menerusi lagu berjudul ‘Menyelamatkan ‘ daripada album terbaru mereka ‘So5′ dengan penuh bertenaga serta karisma.

"Belilah album kami banyak-banyak agar duit itu dapat digunakan untuk majlis perkahwinan Eross nanti," ujar Duta, vokalis utama So7 yang bergurau senda bersama-sama pemain gitarnya, Eross Chandra.

Lagu-lagu berirama rancak seperti ‘Pagi Yang Menakjubkan’, ‘Sahabat Sejati’ serta ‘Pemenang’ melihatkan para penonton melonjat-lonjat mengikut tempo sambil menyanyi bersama-sama band kesayangan mereka.


Para Sheila Gank yang membanjiri Stadium Nasional Bukit Jalil ternyata terhibur dengan persembahan mantap So7 (Foto The Star)


"Saya berharap agar kita semua dapat berhibur bersama-sama. Jika tersiku orang bersebelahan dengan kita, tidak mengapa ya. Kita di sini untuk bergembira," pesan Duta kepada para penonton agar mereka tidak bersikap ganas atau berang di sebalik keghairahan berhibur.

Suasana konsert tersebut berubah menjadi romantis apabila kumpulan tersebut menyanyikan lagu yang membawa kembali kegemilangan band tersebut di Indonesia, ‘Mantan Kekasih’ (Bekas Kekasih).

Kelihatan ramai pasangan kekasih yang menghadiri konsert tersebut berpelukan sambil menghayati lirik lagu yang mengisahkan seorang lelaki yang masih dahagakan cinta daripada bekas kekasihnya yang telah meninggalkannya.

"Kepada semua gadis di sini, janganlah kamu meninggalkan pacar (kekasih) kamu dengan senang-senang. Ingat, lelaki kini lebih sedikit daripada perempuan," ujar Duta sejurus sahaja selesai menyanyikan lagu tersebut lantas disambut dengan gelak ketawa daripada penonton-penonton terutamanya di kalangan golongan hawa.

Suasana bertenaga kembali menyelubungi stadium itu apabila  kumpulan yang  popular dengan irama  pop rock mempersembahkan lagu ’Seberapa Pantas’, ‘JAP’ dan ‘Radio’.

So7 turut melakukan kejutan harijadi untuk salah seorang Sheila Gank terawal mereka yang bernama Jay Jay.

Peminat yang bertuah itu diberi kesempatan untuk berduet bersama-sama Adam serta Eross menerusi lagu ‘Pria Kesepian’.

Duta pula mempersembahkan bakat terpendamnya yakni bermain drum menerusi lagu tersebut.


Adam menunjukkan taring selaku pemain bass tunggal So7 (Foto The Star)

Malam tersebut diakhiri dengan lagu ‘Bila Kau Tak Disampingku’ yang ditujukan khas kepada peminat-peminat mereka yang tidak pernah pudar semangat untuk memberi sokongan kepada kumpulan tersebut.

Di samping memberi persembahan yang hebat sepanjang konsert itu, ahli-ahli S07 turut menyerikan suasana  dengan celoteh serta lawak jenaka terutamanya Duta.

Para penonton tidak kering gusi mendengar gurau sendanya di samping terpikat dengan kehebatan vokal Duta menerusi nyanyian yang begitu dinamik serta bertenaga pada malam tersebut. 

Malah,  Eross menunjukkan bahawa dirinya masih hebat bermain gitar secara solo tanpa kehadiran Sakti lantas membuktikan bahawa So7 bakal meneruskan penguasaan mereka di pesada muzik nusantara.

Di samping terhibur dengan persembahan mantap daripada So7, terdapat jua beberapa insiden yang kurang menyenangkan berlaku di kalangan mereka yang menghadiri konsert tersebut. 

Beberapa kumpulan mat Indon kelihatan mengibarkan bendera menerusi struktur piramid manusia.

Malah, segelintir penonton berasa tidak berpuas hati lalu membaling botol-botol mineral ke arah mat-mat Indon tersebut sambil menjerit, "Turun lah! Kami tak nampak!" 

Suasana cemas turut tercetus apabila sekumpulan lelaki Indonesia yang tidak berbaju berlari-larian sambil melanggar penonton-penonton yang lain di sekitar Stadium Bukit Jalil.

Bagi ibubapa yang membawa anak-anak kecil , perasaan kurang senang serta khuatir akan keselamatan mereka dirasai pada malam tersebut.  

Mungkin insiden-insiden seperti ini merupakan satu norma bagi sesetengah penonton untuk berhibur ketika menonton konsert.

Namun, janganlah dibiarkan keghairahan untuk berhibur mengganggu keselamatan ribuan penonton yang lain menerusi perbuatan yang tidak senonoh serta membahayakan.

Peminat di Kota Kinabalu puas hati

PUAS hati dan berbaloi. Itu adalah kesimpulan paling sesuai sebaik selesai menyaksikan persembahan kumpulan paling popular Indonesia, Sheila On 7 (SO7) di Stadium Likas, Kota Kinabalu, baru-baru ini.
Dengan mendendangkan 19 lagu tanpa henti, selama kira-kira dua jam, kumpulan empat anak muda ini membuktikan mereka adalah paling hebat dan mantap seperti tajuk lagunya, Pria Terhebat.

"Kami lihat penonton semuanya happy (gembira). Ini membuktikan persembahan kami pada malam ini diterima mereka dan ini sangat baik," kata penyanyi kumpulan itu, Duta, ketika ditanyakan reaksi penonton. Selain Duta, tiga lagi anggota SO7 adalah Brian, Adam dan Eross.

Memang benar, kira-kira 3,000 penonton yang membanjiri padang Stadium Likas seperti dibuai keasyikan terutama ketika kumpulan ini mendendangkan lagu popular mereka seperti Sephia, Berhenti Berharap dan Pria Terhebat.

Penonton yang majoritinya wanita tidak henti-henti menyanyi bersama kumpulan ini.

Lagu lain disampaikan kumpulan dianggotai empat anak muda ini adalah Sahabat Sejati, Bertahan Di Sana, Pemwa Rahasia, Terlalu Singkat, Itu Aku dan Kita.

Selain itu Seberapa Pantas, Dan, Trimakasih Bijaksana, Pria Kesepian, Jalan Terus, Jap/Buat Aku Tersenyum, Pejantan Tangguh, Bila Kau Tak Disampingku serta Melompat Lebih Tinggi.

Tiga lagu baru yang turut dipersembahkan adalah Pemenang, Radio serta lagu yang sedang hangat di radio ketika ini, Mantan Kekasih. Semua lagu yang dipersembahkan pada konsert ini adalah dari lima album yang terbitkan oleh kumpulan ini sejak 10 tahun lalu.

"Dengan sambutan sebegini hebat, kami sedia datang lagi ke Sabah. Malah mungkin dengan konsert lebih besar sebagai menghargai sokongan peminat kami di sini," tambah Duta lagi.

Persembahan sulung SO7 di negeri di bawah bayu ini dibawakan khas penyedia perkhidmatan telekomunikasi Digi melalui siri jelajah Konsert SO7 Digi Malaysia Tour 2006

Jawab, jangan tak jawab!: SO7 kehilangan sengat

TAHUN ini genap 10 tahun Sheila On 7 (SO7) menebarkan karier mereka di pentas seni. Usia yang menunjukkan kedewasaan bagi sebuah kumpulan, namun kelicinan perjalanan indah itu turut dijejaskan dengan catatan yang tidak terduga.
Pengunduran pemain gitar kedua, Sakti atas alasan ingin mendalami agama di Pakistan meninggalkan titik hitam kepada SO7, apatah lagi keputusan itu dibuat ketika mereka dalam persiapan untuk pembikinan album terbaru.

Keputusan memeranjatkan buat kali kedua, selepas tiga tahun lalu SO7 menyingkirkan Anton gara-gara berdepan masalah disiplin. Kehilangan yang belum berganti, namun membangkitkan persoalan apakah SO7 masih mampu mempertahankan populariti mereka?

Ahad lalu, kumpulan yang semakin popular dengan lagu Pemenang itu menutup siri konsert jelajah mereka di empat kota apabila beraksi di Stadium Nasional, Bukit Jalil. Berbanding konsert pertama yang diadakan tiga tahun lalu, kehadiran terbaru mereka sedikit terkesan dengan kemerosotan jumlah penonton.

Di mana silapnya? Apakah SO7 semakin hilang sengatnya? Hip bertemu kumpulan popular Indonesia itu untuk mencungkil rahsia yang tersirat di hati SO7 yang kini dibarisi Duta, Adam, Eross dan Brian Kresna Putro sebagai pemuzik undangan.

Hip: Beza konsert terbaru berbanding persembahan tiga tahun lalu? Ada terasa kekurangan tambahan pula sambutan untuk konsert terbaru tidak sehangat dulu?

Adam: Apa yang membuat kami bersyukur, setiap kali ke Malaysia SO7 selalu berkesempatan untuk mengadakan persembahan. Sama ada kecil atau besar, ia membawa sesuatu yang bermakna kepada kami semua. SO7 melihat kesempatan ini sebagai menambahkan lagi pengalaman kami. Syukur kehadiran kami biasanya disambut peminat yang digelar Sheila Gang.

Hip: Adakah ketiadaan Anton dan Sakti turut memberi kesan kepada SO7?

Adam: Alhamdulillah, semua faham malah peminat sudah menerima ketiadaan Sakti dan Anton.

Duta: Kami ingin memohon maaf kepada peminat yang masih mengharapkan SO7 kekal dengan anggota asal. Dari awal hingga akhir SO7 harus terus berjalan. Ada yang kita harus perjuangkan. Selagi punya semangat, kita rasa masih dihargai.

Hip: Sejujurnya sejauh mana pengunduran Sakti memberi kesan kepada penerbitan album terbaru?

Eross: Kami perlu terus berkarya meskipun terpaksa merombak keseluruhan lagu yang sudah pun dirakamkan untuk menyesuaikan SO7 dengan situasi baru. Justeru, apabila dia meminta untuk mengundur diri, kami perlu merakamkan semula enam lagu malah muziknya juga diubah tanpa gitar kedua. Namun, sekiranya satu hari nanti Sakti ingin kembali, kami tidak akan teragak-agak untuk menerima kehadirannya.

Hip: Apakah SO7 masih yakin mempunyai pengaruh yang besar di sini terutama selepas menyaksikan banyak kumpulan baru?

Duta: Kami tidak pernah rasa tergugat dengan kehadiran band Indonesia yang lain. Selama mana saja mereka mampu bertahan? Perkara itu masih menjadi persoalan. Contohnya, Peterpan baru dua tahun hadir, baru saja merakamkan dua album sedangkan S07 sudah tujuh tahun berada dalam industri. Jangan kami dibandingkan malah, SO7 tidak merasa tergugat langsung dengan kehadiran mereka.

Hip: Melihat sambutan kurang memberangsangkan malam ini, apakah itu petanda SO7 makin pudar semangatnya?

Duta: Alhamdulillah, sampai malam ini sangat luar biasa. Begitu juga ketika kami mengadakan persembahan di tiga lokasi lain seperti di Johor Bahru, Kota Kinabalu dan Pulau Pinang. Sambutan yang diterima lebih daripada apa yang dibayangkan. Ini membuktikan kami belum hilang populariti. Sebaliknya, sokongan ini memberi kami semangat untuk SO7 terus berkarya.

Hip: Bagaimana SO7 melihat perjalanan sepanjang sedekad ini?

Duta: Kami melalui situasi yang berbeza. SO7 lahir lebih 10 tahun lalu, sudah lama, dewasa dan matang. Situasi seperti ini tidak wajar dijadikan kayu pengukur. Kami tidak pernah takut seandainya satu hari nanti tidak lagi popular. Selagi menghasilkan karya bagus dan komited dengan apa yang dilakukan, masih ramai akan menyokong kami. Kami tidak gentar untuk melangkah walaupun dalam tempoh 10 atau 20 tahun lagi.

Hip: Apa yang membuat SO7 begitu yakin sedangkan lagu daripada album terbaru agak mengambil masa untuk diterima?

Duta: Kami yakin kerana SO7 tidak terus meluncur ke atas, sebaliknya kami memulakan perjalanan dari bawah. Barangkali ada yang kurang yakin dengan kemampuan kami, maklum kami sendiri sudah lama tidak datang mengadakan persembahan di sini. Biar masa menentukannya. Kami yakin dalam masa empat tahun lagi, karya SO7 akan terus diterima.

Hip: Bagaimana penerimaan kalian apabila Sakti menyatakan hasratnya untuk mengundur diri?

Eross: Kehilangan Sakti sangat dirasai. Kami terkejut dengan keputusannya kerana sebelum ini Sakti tidak pernah menunjukkan tanda akan meninggalkan SO7. Dia patuh dengan suruhan agama, tetapi tidak pernah mencampuradukkan urusan peribadi dengan muzik.

Hip: Apakah pengundurannya didorong kekurangan komitmen?

Eross: Dia sentiasa memberi komitmen baik terhadap kumpulan, begitu juga tanggungjawabnya sebagai pemain gitar. Ketika menyuarakan hasrat untuk berundur, kami memujuk dan memberinya waktu menarik balik keputusan itu. Namun dia nekad, jadi kami perlu akur dengan kehendaknya. Siapa kami untuk menghalang jika itu adalah keputusan terbaik untuk dirinya.

Hip: Apa janji SO7 kepada peminat?

Duta: Walaupun kini kami hanya bergerak dengan tiga anggota asal. Ini tidak akan menghentikan semangat kami. Kami rasa ada baiknya SO7 terus bermain muzik dan memberikan karya terbaik kepada peminat kami. SO7 bersyukur kerana masih mendapat tempat walaupun anggota kumpulan ini bersilih ganti

SO7 tak patah semangat

SUKAR menidakkan kumpulan Sheila On 7 (SO7) yang mula popular dengan lagu Sephia dan Seberapa Pantas. Mereka tidak pernah kecundang setiap kali mengadakan konsert di negara ini.

Namun, apa yang membimbangkan apabila jumlah penonton yang membanjiri lokasi persembahan setiap kali kumpulan itu turun ke Malaysia saban tahun kian berkurangan.

Kali pertama beraksi di konsert pada 2001 di Stadium Melawati, Shah Alam hampir 8,000 peminat hadir dan tahun berikutnya di Konsert Keamanan di Stadium Putra Bukit Jalil, cuma 5,000 saja memenuhi stadium yang boleh memuatkan 10,000.

Ahad lalu, di Stadium Nasional Bukit Jalil, kehangatan sambutan peminat di Malaysia terhadap SO7 dilihat merudum dan paling buruk apabila tidak sampai 3,000 orang hadir memenuhi stadium yang boleh memuatkan hampir 100,000 orang itu.

Banyak faktor yang boleh dikaitkan dengan fenomena itu, antaranya kemasukan kumpulan Indonesia lain yang turut menjadi gilaan peminat muzik tempatan bermula dengan Radja, Peter Pan dan terbaru Samsoon. Selain itu, SO7 pula kehilangan dua anggotanya, Anton dan Sakti.

Bagaimanapun, jelas vokalis utama SO7, Duta, selama beraksi di Malaysia, peminat di sini masih lagi memberikan sambutan baik terutama di Kota Kinabalu dan Pulau Pinang.

“Hakikatnya, kami seronok kerana sekali lagi dapat bertemu peminat di Malaysia. Jumlah penonton tidak boleh dijadikan ukuran kerana kali ini kami mengadakan persembahan di empat lokasi.

“Mengenai kehadiran kumpulan Indonesia lain yang semakin menjadi kegilaan, perkara itu tidak seharusnya dijadikan perbandingan.

“Tambahan pula sepanjang 10 dalam arena muzik Nusantara kami sudah menghasilkan tujuh album sedangkan kumpulan seperti Peter Pan baru ada dua album,” katanya.

Selepas tiga tahun, SO7 kembali menghangatkan ibu kota dengan siri konsert jelajah Malaysia yang berakhir di Stadium Nasional Bukit Jalil, Ahad lalu.

Konsert khas kumpulan yang dianggotai Duta (vokal), Eross (gitar), Adam (bass) dan Brian (drum) ditaja syarikat telekomunikasi Digi bermula sejak 13 Ogos di Stadium Larkin, Johor Bahru, diikuti Stadium Likas di Kota Kinabalu, Sabah (16 Ogos) dan International Sport Arena, Pulau Pinang (18 Ogos).

Ketika sidang akhbar sebelum konsert terakhir, Duta dilihat agak tersinggung apabila isu penonton kurang dibangkitkan dengan berkata biar masa saja membuktikan sekiranya benar sesudah tiga tahun SO7 kembali konsert yang dibuat bakal kosong tanpa peminat.

Bagaimanapun, sewaktu konsert berlangsung, Duta mohon maaf apabila mereka berempat muncul dengan menampilkan seorang anggota baru, Brian, berbanding sebelum ini berlima.

“Pernyataan maaf itu ditujukan kepada peminat yang mungkin kecewa apabila Anton dan Sakti tidak ada lagi bersama kami. Namun, hidup S07 terpaksa diteruskan.

“Kepada anggota SO7 lain kami amat sukakan muzik dan ini sudah menjadi cinta hidup kami. Apa juga yang berlaku pada SO7, muzik dan kumpulan ini harus diteruskan.

“Nak diikutkan memang semua manusia mahu sesuatu perkara itu kekal, namun hakikatnya kita sendiri tahu tiada sesiapa pun boleh bertahan selama-lamanya,” katanya.

Sekalipun kehadiran penonton kurang memberangsangkan, namun ia sedikit pun tidak mematahkan semangat SO7 untuk memberikan persembahan terbaik.

Konsert bersempena kemunculan album terbaru 507, bermula tepat jam 9 malam selepas artis jemputan dari Singapura, Bumi Band, mengadakan persembahan pembukaan.

Turut mewarnai konsert, seorang peminat setia S07 dari Indonesia yang menuntut di KL, Cece, beraksi bersama-sama Adam dan Eros menyanyikan lagu Pria Kesepian.

Konsert malam itu juga turut menjadi medan SO7 mempromosikan album terbaru dengan mendendangkan beberapa lagu yang dipetik dari 507, seperti Menyelamatkan Mu, Radio dan Pagi Yang Menakjubkan.

Tidak ketinggalan lagu popular yang menjadi kegilaan seperti Seberapa Pantas, Sephia, Berhenti Berharap dan Melompat Lebih Tinggi

August 22, 2006

S07 sudah hilang sengat

SHEILA On 7 (SO7) sudah hilang sengatnya? Tidak ramai peminat yang mahu menyaksikan konsert kumpulan yang cukup popular dari Indonesia ini? Ataupun khalayak tempatan sudah jemu dengan kehadiran band seberang?

Itulah pertanyaan yang bermain di minda ketika menyaksikan konsert bersiri SO7 yang ditaja oleh DIGI dan dianjurkan oleh Cipta Asia di lokasi terakhir konsert mereka iaitu di Stadium Nasional Bukit Jalil baru-baru ini.

Sebelum itu SO7 telah mengadakan konsert di Johor, Kota Kinabalu dan Pulau Pinang.

Dengan 2,000 penonton yang memenuhi hanya sekelumit ruang stadium itu pastinya mengecewakan band tersebut yang mula mencipta nama di persada seni tempatan sekitar penghujung tahun 90-an.

Malah mereka pernah mengadakan konsert bersiri seperti itu pada tahun 2003. Tetapi kehadiran peminat ketika itu agak memberansangkan.

Mengapa fenomena ini berlaku? Ketika ditanya kepada penyanyi utamanya, Duta mengenai kehadiran penonton yang agak mengecewakan, kata Duta;

“Biarpun kehadiran penonton tidak sehebat konsert bersiri tahun 2003, kami masih bangga dan terharu.

“Bagi kami berapa pun jumlah penonton yang hadir ia merupakan satu penghargaan dan sokongan peminat kepada kami. Kami tidak kisah.”

Bila ditanya adakah punca kemerosotan peminat yang hadir disebabkan oleh dua ahli mereka (Anton dan Sakti ) yang telah menarik diri, dengan tegas Duta menafikannya;

“Mereka masa lalu kami. Tanpa mereka kami masih boleh meneruskan perjuangan dan tidak mencacatkan persembahan kami.

“Saya yakin peminat kami masih menyokong kami sejak dulu hingga sekarang,” kata Duta dalam nada yang agak serius seakan-akan marah dengan soalan yang diajukan oleh pihak media.

Tambah Duta, biarpun kedua-duanya telah tiada mereka telah mengambil Brian selaku pemain drum baru bagi memantapkan lagi SO7.

Menyentuh mengenai populariti SO7 yang dikatakan semakin menurun di Malaysia, kata Duta; “Kami tak rasa begitu. Kami yakin masih ada peminat di sini kerana kami merupakan sebuah band yang telah hidup selama 10 tahun.

“Dan kewujudan kami di Malaysia sudah hampir lapan tahun. Itu satu perkara yang tidak mudah dilakukan oleh band-band lain. Peterpan sendiri baru dua tahun. Yang lain-lain masih baru,” katanya.

Malah dengan yakin Duta berkata; “Tengok lagi empat tahun, sama ada SO7 masih mempunyai peminat atau tidak.”

Konsert malam tersebut dimulakan dengan persembahan pembukaan oleh kumpulan Bumi Band. Menerusi tiga buah lagu iaitu Perbedaan Hati, Konspirasi Dunia dan Goda.

Keresahan penonton yang hadir lenyap apabila SO7 muncul di pentas. Menyanyikan 20 buah lagu tanpa henti, kekuatan, stamina dan kehebatan vokal Duta tidak perlu dipertikaikan lagi.

Sememangnya tidak sia-sia para peminat membelanjakan RM65 untuk menyaksikan konsert mereka.

Mendendangkan lagu antaranya Sahabat Sejati, Pemenang, Terlalu Singkat, Itu Aku, Mantan Kekasih, Kita, Dan, Seberapa Pantas, Pria Kesepian dan Melompat Lebih Tinggi. Kelincahan Duta bersama tiga rakannya iaitu Eross, Brian dan Adam cukup menghiburkan peminat yang hadir.

Klimaks persembahan malam itu, tentunya ketika Duta mendendangkan secara medley dua lagu berhantu mereka iaitu Sephia dan Berhenti Berharap.

August 17, 2006

Sheila On7 - Berkonsert lagi di sini

Filed under: Konser Luar Negara

KUMPULAN dari Jogjakarta, Indonesia, Sheila On 7 (SO7) hampir setiap tahun menjejakkan kaki ke bumi Malaysia bagi menjayakan promosi album atau mengadakan persembahan pentas.

Kini kumpulan yang dianggotai oleh Duta (penyanyi), Eross (gitaris), Adam (bass) dan Brian (dram) itu sekali lagi mengadakan konsert bergerak di beberapa lokasi di negara ini.

Ahad lalu, kumpulan yang sudah 10 tahun terbabit dalam bidang seni itu baru sahaja selesai mengadakan persembahan di Stadium Larkin, Johor Bahru.

Semalam, mereka beraksi di Stadium Likas, Kota Kinabalu, Sabah pula.

Menurut Duta, siri konsert yang ditaja oleh DIGI dan dianjurkan oleh Cipta Asia itu, adalah hadiah untuk peminat-peminat tempatan yang selama ini banyak menyokong mereka.

SO7 sebelum ini telah menghasilkan album Anugerah Terindah Yang Ingin Kumiliki (2000), Kisah Klasik Untuk Masa Depan (2001), 07 Des (2002), 30 Hari Mencari Cinta (2003), Pria Terhebat (2004), dan The Very Best Of: Jalan Terus (2005).

Tahun lalu, SO7 telah menjelajah 34 kota di Indonesia menerusi konsert bergerak bertema Jalan Terus.

Apa yang pasti biar berapa banyak kumpulan muzik baru muncul di negara mereka seperti Ungu, Samsons atau Radja, nama SO7 tetap di hati.

Ini kerana SO7 yang baru tampil dengan album rakaman studio ke lima yang berjudul 507 itu lebih senang menampilkan lagu-lagu berkonsep easy listening dan catchy.

Selain itu kumpulan tersebut juga lebih senang menggunakan lirik yang ringkas, progresif kord yang simple yang begitu mudah dinyanyikan.

Tidak hairanlah jika album-album mereka sebelum ini mencatat kejayaan sehingga terjual berjuta-juta unit di Indonesia dan turut mendapat sambutan yang cukup hangat di Malaysia.

Menurut Pengarah Kanan Artis dan Reportaire SonyBmg Music Entertainment Indonesia, Jan N. Djuhana, SO7 adalah di antara kumpulan yang berjaya.

"Sepanjang sejarah muzik Indonesia, Sheila On 7 boleh dianggap satu-satunya kumpulan yang mencapai jualan satu juta unit bagi tiga album berturut-turut. Ini merupakan satu prestasi yang sangat membanggakan.

“Sampai saat ini mereka masih menunjukkan potensi sebagai kumpulan yang kuat, terbukti dari material album terbarunya (507) yang menawarkan lagu-lagu kuat untuk menjadi hit single. Mudah-mudahan albumnya ini dapat diterima secara luasoleh penggemar Sheila On 7," jelasnya.

Tambahan pula lagu-lagu yang dimuatkan dalam album 507 lebih bersifat peribadi berbanding dengan album-album sebelumnya.

Mendengar lagu-lagu dalam album 507, kita dapat merasai kerinduan anggota kumpulan tersebut terhadap keluarga yang terpaksa ditinggalkan kerana kesibukan berkarier.

Keresahan hati Eross dapat dirasakan menerusi lagu Last Pretence yang diciptanya sebelum salah seorang anggota, menarik diri daripada kumpulan itu.

Boleh dikatakan lagu-lagu seperti Ingin Pulang, Cahaya Terang dan Kau Kini Ada, mempunyai maksud yang tersirat.

August 12, 2006

Rock with the awesome foursome

Filed under: Konser Luar Negara

Here’s your chance to win tickets and other prizes in conjunction with popular Indonesian band, Sheila on 7’s concert tour of four Malaysian cities. SHUIB TAIB writes. SHEILA on 7 (which in Celtic means “music of the highest note”), comprising Eros, Duta, Adam and Brian, is among Indonesian elite bands enjoying immense success.

After a string of album hits, some of which sold one million copies in Indonesia alone, it has continued its impressive record, making it one of the more consistent bands around the region.

Now, 10 years later, Sheila on 7 with only four members remaining (Anton and Sakti have left) is making a new kind of record. Sheila on 7 will be part of this month’s celebration as it tours four cities in Malaysia for a concert.

The DiGi Sheila on 7 Malaysian Tour will see the band perform hits such as Sephia, Bertahan Di Sana as well as tracks from its latest outing, 507.

“This is the first time that we are doing a concert tour in Malaysia in a big way. We hope to fill all the venues,” said Duta, the vocalist.

For the record, Sheila on 7 has an accumulative sales of 280,000 albums in Malaysia. Meantime, 507, which is recorded in Jogjakarta (its kampung) is by far its most personal album.

“This time the recording process took a more laidback and casual approach. We didn’t make any demos as we often did but recorded the songs in stages. I must say that it is by far the most “relaxed” recording we have ever had,” said Duta.

Now that Anton and Sakti are no longer with the band, Sheila on 7 has included Brian Kresno Putro as its newest and latest member. So what is like to be four instead of five or six?

“There is no difference except that we get more share in album royalties,” said Eros.

The tour kicks off on Aug 13 at Stadium Larkin Johor Baru and continues at Stadium Likas, Kota Kinabalu, Sabah (Aug 16), Arena Sukan Antarabangsa (PISA) Penang (Aug 18) and ends at Stadium Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur on Aug 20.

Each of the venues has a 15,000 capacity, thereby making it the first time an Indonesian band has ever done a full major performance of this magnitude in Malaysia.

DiGi Prepaid MTV Powerpack customers will be given a chance to grab free concert tickets at the various venues via SMS invites.

“We are allocating 1,000 tickets to be given away to our valued DiGi Prepaid MTV Powerpack customers at each location. In addition, all DiGi customers will be offered a 20 per cent discount off the ticket price,” said DiGi’s head of product management, Albern Murty.

The “DiGi Sheila on 7 Malaysian Tour SMS Contest” invites fans and music lovers to create an original slogan and answer multiple choice questions for a chance to win a Naza Bestari car. Other prizes include a special Sheila on 7 autographed guitar as well as a chance to meet with the band in Jakarta!

DiGi customers will be given the opportunity to be the first in Malaysia to download the caller-tune featuring Pemenang, which is the band’s latest single from 507.

One can also purchase concert tickets at RM65 at any participating Axcess Tickets outlets in Malaysia. For more information, visit www.axcess.com.my or call 03-7711-5000.

July 31, 2006

Bound to please

Filed under: Konser Luar Negara

SHEILA on 7 fans can still make tracks and get tickets for the extravagant four-date Malaysian tour the Indonesian pop-rock outfit is set to embark on next month. 

From Johor Baru’s Larkin Stadium (Aug 13), to the Likas Stadium in Kota Kinabalu (Aug 16), to the Penang International Sports Arena (Aug 18), with the grand finale at the National Stadium at Bukit Jalil, Kuala Lumpur, the outfit from Jogjakarta is bound to please on this tour presented by Digi in conjunction with the band’s 10th Anniversary. 

Sheila on 7 started of in 1996 and over the years – spanning five studio albums and a movie soundtrack album, including the latest 507, and a movie soundtrack – has garnered awards including a Malaysian Triple Platinum sales for Kisah Klasik Untuk Masa Depan in 2001, Best Group Award at the Anugerah ERA 2002 and Best Indonesian Album for 07 Des in Anugerah Industri Muzik (AIM) Malaysia Awards in 2003. 

Indo-pop Sheila on 7 is set to play a series of local dates in August.
Most recently it was given the honour of recording a song for the 2006 World Cup, called Pemenang

The band, comprising Akhidayat Duta Modjo (vocals), Eross Chandran (guitar), Brian Kresno Putra (drums) and Adam M. Subarkah (bass), but now without guitarist Sakti Ari Seno, last performed a large scale concert here at Bukit Jalil in 2002. 

Some of the band’s biggest hits include Sephia, Seberapa Pantas, Berhenti Berharap, Melompat Lebih Tinggi, Pemenang and Mantan Kekasih. The band has sold more than 280,000 copies of its albums (Anugerah Terindah Yang Pernah Kumiliki, Kisah Klasik Untuk Masa Depan, 07 Des, Pria Terhebat, 507, the soundtrack to the movie, 30 Hari Mencari Cinta, and one greatest hits album, The Very Best of SO7: Jalan Terus). 

“Sheila Ganks” (nickname for the band’s fans) can get tickets priced at RM65 from all Axcess Tickets outlets. Call the hotline (03-7711 5000), or browse www.axcess.com.my for various discounts. For tour details, log on to www.digi.com.my 

March 23, 2006

So7 Konser di Hong Kong, Tiket Sold Out

Filed under: Konser Luar Negara

Hong Kong, Kedatangan Sheila on 7 ke Hong Kong ternyata tak sia-sia. Di negara tetangga itu Duta dan kawan-kawan disambut hangat dan sukses menggelar konser amal bagi para TKW. Tiket sold out, So7 akhirnya gelar 2 konser dalam sehari.

Pekan lalu tepatnya tanggal 19 Maret 2006 band asal Yogyakarta, Sheila on 7 mencetak perjalanan konser di negara Hong Kong. Konser yang digelar di Theater Sunbeam Hong Kong itu dipenuhi oleh 3500 orang terdiri dari para TKW (Tenaga Kerja Wanita) asal Indonesia dan penduduk asli Hong Kong.

Kedatangan So7 disambut hangat. Konser yang digelar selama 75 menit itu di buat dalam 2 sesi. Konser pagi berlangsung dari jam 12.45 - 14.00 waktu setempat dan konser sore dimulai jam 16.45 - 18.00 waktu setempat.

Harga tiket pun dibagi dua yaitu seharga HK$150 dan HK$100 atau sekitar Rp 176 ribu dan Rp 117 ribu. Suksesnya konser ini pun membawa kebahagiaan tersendiri bagi Eross, Duta, Sakti, dan Adam. Pasalnya niat luhur mereka menggelar konser untuk kepentingan amal membantu rehabilitasi para TKW kita di Hong Kong berhasil.

"Konsernya total sukses. Dalam setiap sesi, So7 bawa 12 lagu. Karena ternyata ada sebanyak 97.000 TKI wanita kita disana jadi mayoritas penontonnya adalah wanita," ungkap juru bicara So7, Philosofy Akbar kepada detikhot, Kamis (23/3/2006).

"Ini konser pertama kali So7 di Hong Kong. Menurut panitia yang bikin acara, ini merupakan konser paling sukses, selama beberapa kali mereka mengadakan konser disana dengan mengundang bintang tamu dari Indonesia," tambah Philos.

Menurut Philos rona bahagia terpancar dari wajah personel So7 sekembalinya dari Hong Kong. Konser ini memotivasi mereka agar lebih fresh menggarap album terbaru mereka ‘507′ yang segera dirilis awal April mendatang.(yla)

February 3, 2006

Sheila on 7 Konser Keliling Malaysia

Filed under: Konser Luar Negara

Jakarta, Sejak penghujung tahun 2005 lalu, grup musik asal Yogyakarta Sheila on 7 sedang sibuk dalam proses penggarapan album terbaru mereka.

Album kelima yang dijadwalkan meluncur tanggal 6 Mei 2006 itu akan diberi judul ‘507′ (Lima Kosong Tujuh).

Jika dulu Eross adalah personel yang paling dominan mencipta lagu, tidak dalam album kali ini. Tiga anggota Sheila on 7 lainnya, Duta, Adam dan Sakti, juga turut menyumbangkan hasil karya mereka.

Album belum rilis, belum juga rampung dibuat, rencana promosi sudah dicanangkan. Selain menggelar tur di berbagai kota Indonesia, band yang tahun lalu ditinggal Anton ini juga akan berpromosi ke negeri seberang.

Mereka akan ke Malaysia. Seperti detikhot lansir dari situs resmi Sheila on 7, Jumat (3/2/2006), band yang terkenal dengan hits ‘Dan’ ini akan terbang ke negeri Jiran tersebut dan menggelar konser empat kota. Johor Bahru, Penang, Kota Kinabalu dan Kuala Lumpur.

Konser dijadwalkan berlangsung pada bulan Agustus mendatang.

Source: Detikhot

January 6, 2006

Sheila on 7 Peduli TKW

Jakarta, Setelah merambah berbagai negara Asia, seperti Malaysia, Singapura, Korea Selatan dan Jepang, Maret 2006 mendatang Sheila on 7 akan menyambangi Hong Kong. Sebuah asosiasi tenaga kerja di negara tersebut, Asian Imigran Worker, mengundang band asal Yogya itu untuk menggelar konser.

Gayung pun bersambut dari anak-anak So7. Tanpa ragu, tawaran manggung di mancanegara itu mereka terima. Menurut sang manajer, Anton Kurniawan, dipastikan konser akan berlangsung pada 19 Maret 2006.

“Semoga saja tidak ada halangan, jadi konsernya tetap terselenggara tanpa perlu dimundurkan lagi jadwalnya”, jelasnya saat dihubungi detikhot belum lama ini.

Sekedar informasi konser tersebut seharusnya dilaksanakan awal tahun ini. Namun karena Duta, Erros, Adam dan Sakti sibuk mempersiapkan album terbaru band mereka, jadwal pun diundur.

Anton menambahkan anak-anak Sheila sudah lama merindukan manggung di Hong Kong. Apalagi nantinya konser di negara itu bertujuan untuk membantu para TKW (Tenaga Kerja Wanita) Indonesia yang sering mengalami penyiksaan baik fisik maupun batin.

“Konser ini akan menjadi konser amal. Tujuannya untuk membantu rehabilitasi para TKW Indonesia yang mengalami musibah seperti pelecehan seksual, penyiksaan dan lain-lain,” katanya.(eny)

March 18, 2005

Sheila on 7 Konser di Australia

Filed under: Konser Luar Negara

Jakarta, April mendatang, grup musik asal Yogyakarta Sheila on 7 akan manggung di Australia. Di negeri kangguru tersebut, mereka akan tampil di dua kota, Melbourne dan Sydney.

Konser di Melbourne akan berlangsung tanggal 28 April. Untuk di Sydney, tanggalnya masih belum pasti.

“Masih tentative sih. Antara 30 April atau 1 Mei,” ujar Anton, manager Sheila on 7, ketika dihubungi detikhot, Jumat (18/3/2005).

Konser grup musik yang kini berpersonelkan Adam, Duta, Eross dan Sakti itu diprakarsai oleh sekelompok pelajar Australia asal Indonesia

Suatu saat, kata Anton, kelompok pelajar itu menghubungi tim manajemen Sheila on 7. “Mereka ngajak kita untuk main di sana. Kita ya menerima dengan senang hati.”

Apakah ada persiapan khusus? Tidak. Menurut Anton, konser di Australia April mendatang sama dengan konser-konser Sheila on 7 sebelumnya. Tak akan ada persiapan khusus. Yang pasti, mereka harus mengurus visa.

“Kita sudah ngurus. Mudah-mudahan visanya sudah bisa keluar Selasa besok,” tutur Anton.

Source : DetikHot

March 16, 2005

Sheila On 7 - Adakan persembahan di Australia

Filed under: Konser Luar Negara

SHEILA On 7 (SO7) sudahpun membuktikan kehebatannya dalam industri muzik di Indonesia sejak kira-kira lima tahun yang lalu. Buktinya, di Indonesia kebanyakan album SO7 berjaya dijual jutaan unit dan setiap kali mengadakan persembahan pula ia dibanjiri oleh puluhan ribu peminat mereka.

Selepas berjaya di negara sendiri, kini SO7 merasakan sudah sampai masanya untuk mereka menunjukkan `taring’ di luar negara pula.

Ia sebagai satu laluan untuk kumpulan empat anak muda ini mengembangkan lagi bakat mereka di arena muzik antarabangsa.

Menurut vokalis SO7, Duta, kumpulannya itu kini sedang membuat latihan intensif sebagai persiapan untuk mengadakan konsert pertama mereka di Australia pada April ini.

“Sebagai permulaan, kami akan mengadakan dua konsert, masing-masing satu di Sydney dan Melbourne (Australia).

“Kami sudahpun menerima tawaran itu beberapa minggu lalu. Justeru, kami ada masa beberapa minggu lagi untuk berlatih sebelum berlangsung konsert itu,'’ kata Duta sewaktu Utusan Malaysia bertemu dengannya selepas pelancaran Fiesta Media Idola yang diadakan di Bandar Utama, Petaling Jaya, Selangor baru-baru.

Ketika pelancaran itu, Duta ditemani oleh gitaris SO7 iaitu Eross.

SO7 merupakan antara artis yang akan terbabit dalam fiesta anjuran Kelab Sukan Shahzan Muda di Kuantan, Pahang pada 15 hingga 17 April ini.

Jelas Duta, tawaran mengadakan persembahan di Australia sudah lama menjadi impian SO7 dan mereka tidak akan mensia-siakannya.

“Kami sudah lama mengimpikan mahu mengadakan persembahan di tempat-tempat yang jauh lagi asing selain daripada bumi Indonesia.

“Selama ini Malaysia dan Singapura adalah negara yang sering kami kunjungi. Kami tidak akan menolak peluang keemasan ini.

“Undangan itu datangnya daripada seorang pelajar Indonesia di Sydney yang sanggup menganjurkan konsert khusus untuk kami di sana.

“Justeru, kami mahu buktikan bahawa SO7 bukan sahaja hebat di Indonesia tetapi juga di luar negara,'’ ujarnya.

Kunjungan ke Australia itu adalah buat kali yang kedua di mana dua tahun lalu SO7 pernah menjalani penggambaran klip video di sana untuk lagu mereka berjudul Saat Aku Lanjut Usia.

Kata Duta, dia optimis konsert SO7 itu akan menarik perhatian ramai memandangkan di dua bandar itu terdapat ramai rakyat Indonesia, Ma-laysia, Singapura dan Brunei.

Perkara itu satu kelebihan kerana mereka tentunya tidak menghadapi masalah untuk menghayati lagu-lagu SO7 yang hampir 99 peratus dalam bahasa Indonesia.

“Setakat ini kami hanya ada sebuah sahaja lagu Inggeris yang berjudul Just For My Mon yang dimuatkan dalam album ketiga kami berjudul 7 Disember,'’ katanya.

Tambah Duta, persiapan konsert di negara kangaro itu tidak terjejas meskipun tanpa kehadiran pemain dram asal mereka iaitu Anton yang menarik diri kerana mempunyai masalah disiplin.

Brian yang mengambil posisi Anton dijangka mampu untuk mempamerkan persembahan yang mantap lagi bertenaga ketika konsert itu kelak.

“Kami bukannya menyingkirkan Anton tetapi dia sendiri yang menarik diri apabila tidak mampu memberi komitmen yang jitu kepada SO7.

“Sebelum ini, kami memberi masa selama dua tahun untuk berubah sikap tetapi nampaknya dia tidak juga berubah.

“Apa masalah Anton itu tidak perlulah saya beritahu kerana itu adalah masalah peribadinya,'’ jelas Duta.

Bercerita tentang perkembangan terbaru SO7 pula, mereka kini sedang dalam proses untuk menerbitkan album kompilasi terbaru.

Album berjudul Jalan Terus The Very Best of SO7 itu menampilkan tiga lagu baru mereka yang berjudul Bertahan Di sana, Jalan Terus dan Sekali Lagi.

Selain tiga lagu itu, album tersebut turut menampilkan 11 lagi lagu-lagu lama SO7 yang pernah popular tidak lama dulu.

Kata Duta, jika tidak ada aktiviti bersama SO7, dia lebih suka berada di rumah menjaga anak pertamanya, Aisha yang kini berusia enam bulan setengah.

“Sekarang ini saya sudah bisa (pandai) tukarkan lampin dan buatkan susu untuk anak saya itu,'’ katanya lagi sambil ketawa.

August 5, 2004

Pekan Depan Konser Di Jepang Dan Korea

Filed under: Konser Luar Negara

Kelompok musik asal Yogyakarta, Sheila On 7 memang dikenal sebagai band yang sering melanglang buana ke luar negeri seperti Malaysia dan Singapura. Pekan depan kelompok musik ini dipastikan akan mengunjungi dua negara Asia lainnya yakni Jepang dan Korea.

Kedatangan SO7 di Jepang dan Korea atas undangan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) setempat. Nantinya, SO7 akan tampil dalam rangka pera-yaan menyambut hari kemerdekaan Indonesia di sana.

Menurut rencana, 8 Agustus mendatang, SO7 akan manggung di Umeda Sky Building, Osaka, Jepang. Kemudian pada tanggal 15 Agustus, mereka tampil di Seoul, Korea Selatan.

Bagi SO7 sendiri, tampil di Jepang dan Korea adalah yang pertama kalinya. Meskipun demikian, mereka tetap yakin bisa tampil semaksimal mungkin.

“Tak banyak persiapan, paling hanya istirahat yang cukup. Kita juga banyak berdoa,” kata Eros (gitaris), seperti dikutip situs Disctara.com kemarin.

Di dua negara sahabat itu, Eros mengatakan kelompoknya bandnya akan membawakan sekitar 23 lagu. Yang jelas, mereka akan membawakan beberapa lagu dari album barunya, Pejantan Tangguh, dan lain-lain.

Eros juga menyebutkan, takkan menyia-nyiakan waktu selama berada di Jepang dan Korea. Rencananya, SO7 berada di Jepang selama seminggu dan mereka juga berencana berjalan-jalan ke Universal Studio. (A-3)

July 26, 2004

Setelah di Jepang Sheila on 7 akan Manggung di Seoul

Filed under: Konser Luar Negara

Bukan Sheila on 7 kalau tidak memberikan ‘kejutan’. Band yang baru saja merilis album Pejantan Tangguh ini kabarnya akan mengelar konser di Jepang. Ini tentu bukan main-main, lantaran konser yang diberi titel Temasindo Osaka 2004 itu akan digelar di Umeda Sky Building.

Menurut informasi yang didapat dari Eross, gitarisnya, Sheila on 7 akan menggelar konsernya 8 Agustus 2004 mendatang. Konsernya sendiri diadakan di di halaman di antara dua bangunan dari Umeda Sky Building (salah satu skycrapper dengan arsitektur terkemuka di Jepang).

Tempat ini kebetulan digunakan pula untuk acara Asian Festival yang dilaksanakan tanggal 6-8 Agustus. Bagi masyarakat Jepang sendiri, Umea Sky Building termasuk salah satu gedung yang bergengsi di Jepang.

Tak berhenti di Jepang, karena tanggal 15 Agustus 204, mereka juga diundang Konsulat Jendral Repubik Indonesia di Korea Selatan, untk menghibur di Seoul. Undangan itu kabarnya dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-59.

Sekedar informasi, Sheila on 7 memang punya banyak fans tak cuma di Indonesia. Di Korea dan Malaysia, mereka termasuk band yang cukup populer.

Source: IndoSeleb

July 7, 2004

konser sheila on 7 di melaka: konser para pria terhebat!

Siapa bilang cuma Portugis yang bisa bikin Melaka bertekuk lutut? Sheila On 7 juga bisa kok! Daus dari Hai melaporkan konser anak-anak Yogya ini langsung dari kota pelabuhan tertua di Negeri Jiran.

Melaka (dibaca: Melake) emang indah, jack!

Sepintas, kota pelabuhan yang sering banget disebut-sebut dalam buku pelajaran sejarah ini emang terlihat kayak daerah Kota di bagian utara Jakarta. Penuh dengan bangunan-bangunan berarsitektur Eropa yang sesekali dipadu dengan gaya arsitektur Cina. Bedanya, di Melaka bangunan-bangunan tuanya terawat baik. Nggak seperti bangunan tua di Jakarta yang sering dibiarkan hancur dimakan usia.

Selain bangunan bersejarah, Melaka juga lumayan asik buat didatangi. Pantainya bersih, angin pantainya sejuk, dan orang-orangnya pun ramah. Nggak heran kalo daerah ini jadi sering banget dikunjungi sama wisatawan. Abis, daerahnya emang asik, sih!

Di kota bersejarah inilah Sheila On 7 (SO7) ngegelar konser besar pertama mereka di Malaysia dalam rangka promosi album Pria Terhebat (gantinya kata Pejantan Tangguh yang dilarang di Malaysia gara-gara dalam bahasa sono kalimat itu artinya porno, RED.). Sebuah konser yang bahkan belum pernah mereka gelar di negeri kita.

Tau sendiri dong, sejak ngerilis Pejantan Tangguh sampai sekarang Duta (vokal), Adam (bas), Eross (gitar), Sakti (gitar), dan Anton (drum) baru tampil di acara-acara TV dan beberapa gigs kecil di kafe. Belum ada ceritanya, nih band ngegelar konser besar di GOR atau stadion lagi. So, nggak salah dong kalo Hai rela bersusah payah ngejar kuintet nomer satu Indonesia ini sampai ke negeri Jiran, khusus buat kamu!

***

Namanya juga konser di negeri orang, SO7 nggak mau main-main. Pas ngelakuin checksound yang dimulai sekitar pukul 16.30 waktu setempat, di Gedung Melaka International Trade Centre yang jadi lokasi konser mereka malam itu, lima cowok ini bener-bener keliatan serius mencoba alat-alat sewaan plus sound yang disiapin sama panitia.

Di banding konser-konser mereka di Jakarta, Panggung seluas 12 X 20 meter yang disiapin sama panitia keliatan sederhana banget, jack! Selain perangkat monitor dan beberapa mic, cuma seperangkat keyboard sewaan, 9 set gitar yang dibawa khusus dari Jakarta, plus satu set drum yang nangkring manis di atas panggung. Hasilnya, panggung jadi terlihat lengang. Untung, tata lampu sederhana yang disiapkan bisa menambah kemeriahan suasana. Kalo nggak, tuh panggung beneran sepi deh!

Kelar ngurus equipment panggung, SO7 sempet ngobrol sama panitia soal keamanan. Mereka meminta minimal 30 orang untuk menjaga barikade depan. Sedangkan, panitia cuma nyiapin 10 orang.

Untungnya, panitia sigap. Dalam waktu singkat tim keamanan ditambah jadi 56 orang. Wajar kalo seluruh personil tersenyum puas, saat berjalan menuju bus yang mengantar mereka balik ke Hotel Naza, tempat mereka menginap di Melaka.

***

Sekitar pukul 20.45, band berangkat dari hotel menuju venue. Ngabisin waktu sekitar 30 menit, akhirnya sampai juga kami ke lokasi konser. Persis kayak di Indonesia, banyak banget penonton yang udah antri. Ada sekitar 5000 orang. Lumayan deh untuk sebuah konser indoor.

Sempat menenangkan diri sambil memperbaiki dandanan di ruang ganti selama 30 menitan, akhirnya “budak-budak” Yogya ini naik ke atas panggung. Seperti di sini, pas ngeliat sosok 5 jagoan ini naik pentas, penonton langsung aja jejeritan. Seru, histeris, nyampur jadi satu. Saking serunya, sound system 80 ribu watt yang disiapin panitia jadi terasa kurang berarti.

Buat pembuka, Menyelamatkanmu meluncur mulus dari bibir Duta. Pas lagu yang diambil dari soundtrack film 30 Hari Mencari Cinta ini dimainkan, kertas warna-warni dan balon-balon sabun berterbangan dari kedua sisi panggung. Penonton bersorak makin kencang.

“Wah senangnya konser di sini. Penontonnya asik dan seru. Pokoknya, konser di Melaka bakal selalu kami inget dan nggak akan kami lupakan,” repet Duta, kelar menggeber Generasi Patah Hati yang dipasang jadi lagu kedua.

Abis basa-basi itu, Eross cs. langsung menggempur kuping penonton lewat rombongan lagu Pemuja Rahasia, Itu Aku, Pilihlah Aku, dan Tanyaku yang diseling sama lagu slow, Jangan Beri Tau Niah. Pas lagu-lagu ini dimainin, Eross langsung merapatkan diri ke keyboard. Rupanya, cowok yang hobi melihara ikan koi ini mau pamer kebolehan mainin tuts hitam-putih di depan penggemar Malaysia. Hasilnya? Semua penonton langsung terpukau dan nggak henti-hentinya tepuk tangan.

Bukan cuma Eross dan Duta aja yang tampil habis-habisan. Pas ngebawain nomer-nomer yang agak nge-rock, Adam nggak henti-hentinya bergerak. Cuma aja, gerakannya agak ketahan sama perutnya yang menggembul akibat kebanyakan makan nasi lemak, susu Milo, dan roti canai selama promo di Malaysia. Nggak salah kalo banyak banget penggemar SO7 yang menjuluki tuh cowok bumel alias, bulet dan comel (lucu, RED.). Kok jadi kayak beruang ya? Hehehe…

Sakti lain lagi. Gitaris pendiam ini malah nempel terus sama Eross. Barengan, dua gitaris ini ngelakuin gerakan-gerakan yang nggak masuk akal. Mulai dari adu pantat, sampe semi-semi akrobat. Wajar kalo banyak penonton yang melongo.

Kalo ada yang keliatan agak mikir, Anton orangnya. Sepanjang konser, cowok berkacamata minus ini keliatan serius. Ternyata, penyebabnya adalah sound drum yang agak sember. Udah gitu, setelan drumnya nggak pas. Untungnya, pas ngeliat gaya temen-temennya yang fun, nih cowok jadi kebawa santai. Nothing to loose, sempet-sempetnya dia nyuri-nyuri kirim SMS pas jeda lagu. Kirim ke mana tuuhh?

Tapi, nggak di semua lagu SO7 keliatan ceria. Pas masuk sesi akustik yang berisikan lagu Tunggu Aku, Berhenti Berharap (ini lagu yang paling ditunggu lho, RED.), dan Sephia mereka bisa juga tampil serius. Hasilnya, banyak banget penonton yang berkaca-kaca karena tersayat hatinya (‘seeeet, bahasanya!).

Kelar ngebawain lagu-lagu paten kayak Bila Kau Tak Di Sisiku, More Than Words (ini lagunya Extreme yang dinyanyiin sama Adam), Pria Kesepian, dan Pejantan Tangguh eh Pria Terhebat, akhirnya sampai juga penghujung konser.

Seberapa Pantas pun diusung sebagai lagu pamungkas. Sayangnya, pas intro nih lagu dimainin, emosi penonton malah memudar. Menyadari hal itu, Eross cs mulai memainkan instrumen pinjaman mereka dengan emosi tinggi, usaha itu berhasil. Emosi penonton kembali naik. Teriakan histeris kembali terdengar.

Begitu nih lagu kelar dimainin, konser pun berakhir dengan sukses. What a show! Everybody seems happy. Wah! Kalian emang layak disebut “Pria Terhebat”!

Yunior Respati Eko Putro / FOTO-FOTO: Firdaus Fadlil.

Source: Hai Magz

July 2, 2004

Sheila On 7 Bakal Tur Ke Jepang

Filed under: Konser Luar Negara

Sheila On 7 kelar merilis album keempat mereka yang berjudul Pejantan Tangguh (2004) memang langsung sibuk berat dengan jadwal promo di berbagai kota. Nggak hanya sekedar menggelar tur di daerah Jawa beberapa kota di luar jawa bahkan sudah antri untuk bisa menyaksikan aksi lima pejantan tangguh itu.”Pokoknya kudu siap stamina nih,” kata Duta ketika ditemui di launching film terbarunya, Tak Biasa (2004).

Kabar paling gres mereka baru saja menggelar tur promo di daerah semenanjung Melaka dan beberapa tempat Malaysia. “Wih pokoknya edan banget sambutannya, mungkin karena mereka sudah lama juga yah nggak kedatangan Sheila On 7,” kata Eross pada cleartop10.com. Sebagai gambaran penggemar Sheila On 7 atau Sheilagank di Malaysia memang nggak sedikit. “Album Sheila on 7 bisa laku sekitar 200 ribu kepng tiap rilis di Malaysaia,” kata pak Jan Djuhana produser dari Sony Music Indonesia yang berhasil menemukan Sheila on 7.

Wah kalau Indonesia dan Malaysia sudah berhasil dijajah negara mana lagi nih yang bakal didatangi Eross dan teman-teman? “Kalau nggak ada halangan sekitar bulan Agustus kami bakal mengadakan konser di Singapore dan Jepang, Doakan yah semoga jadi kita konser disana” kata Eross berharap. Kalau benar Sheila on 7 bakal membuat konser di Jepang band asal Jogja ini bakalan menjadi band kesekian kali dari Indonesia setelah Dewa,. Padi, Gigi, Jamrud, serta Pas Band yang pernah menjajal publik musik negeri matahri terbit ini.

Source: Clear Top 10

July 1, 2004

Sheila on 7 Akan Konser di Jepang!

Filed under: Konser Luar Negara

BUKAN SHEILA on 7 kalau tidak memberikan ’kejutan’. Band yang baru saja merilis album Pejantan Tangguh ini kabarnya akan mengelar konser di Jepang. Ini tentu bukan main-main, lantaran konser yang diberi titel Temasindo Osaka 2004 itu akan digelar di Umeda Sky Building. Dimana itu?

Menurut informasi yang didapat dari Eross, gitarisnya, Sheila on 7 akan menggelar konsernya 8 Agustus 2004 mendatang. “Kita sih berangkat sekitar tanggal 6 Agustus nanti. Kalo tidak salah di Osaka tempatnya,” ucapnya ketika dihubungi via ponselnya.

Konsernya sendiri diadakan di di halaman di antara dua bangunan dari Umeda Sky Building (salah satu skycrapper dengan arsitektur terkemuka di Jepang). Tempat ini kebetulan digunakan pula untuk acara Asian Festival yang dilaksanakan tanggal 6-8 Agustus. Bagi masyarakat Jepang sendiri, Umea Sky Building termasuk salah satu gedung yang bergengsi.

Kabar ini tentu menyenangkan untuk masyarakat Indonesia di Jepang. Karena memang tak sedikit penggemar Sheila on 7 yang tinggal di luarnegeri. Dan tampil di Jepang tentu juga bisa sebagai langkah untuk “lepas landas”di negeri orang. Begitu bukan? [joko/foto: istimewa]

March 18, 2004

Yang Keranjingan SO 7 Sampai Negeri Mahathir

Filed under: Konser Luar Negara

MESKI vokalisnya, Duta, sudah tak bisa dibilang remaja lagi karena sudah berstatus suami, tapi group band asal Yogyakarta, Sheila On 7 (SO 7) sepertinya tetap berkibar. Buktinya, seiring film 30 Hari Mencari Cinta (30 HMC) meluncur ke pasaran, nama SO 7 tetap dibicarakan mengingat sountrack film ini adalah lagu mereka yang berjudul Melompat Lebih Tinggi.

Popularitasnya pun sudah tidak diragukan di mancanegara seperti Malaysia. Di sana kader (baca: penggemar) SO 7 lumayan membludak. Bahkan jika tidak ada aral melintang, SO7 akan menjadi band pembuka group rock Amerika, Incubus di negerinya Mahathir Mohammad itu.

Menurut Eross, yang lebih sering menjadi jubir SO 7, manajemen band mereka sudah mendapat tawaran dari promotor di sana. ‘’Sekarang sedang dalam tahap negosiasi,'’ kata Eross yang berperan menjadi waitres di film keluaran Rexinema ini.

Tapi hingga saat ini belum bisa dipastikan kapan konser itu akan berlangsung. Eross juga mengakatan bahwa negosiasi yang tengah dilakukan berkaitan dengan masalah besarnya honor, jadwal manggung dan atribut lainnya. meski masih nego, tapi Eross mengakui, teman-temannya sangat senang tampil sebagai band pembuka group beken, dari Amerika pula.

Jika deal, niatnya sih band yang digawangi oleh Duta (vokalis), Sakti (gitaris), Eross (gitaris), Adam (bass) dan Anton (drummer) ini juga sekalian mempromosikan album soundtrack mereka untuk film 30 HMC.

Bahkan, untuk tampil di negri Malaysia, mereka mengaku tak melakukan persiapan khusus. ‘’Setiap kali manggung kami selalu berusaha memberikan penampilan terbaik. Untuk acara Incubus itu pun nanti kami juga akan melakukan hal yang sama,'’tambah Eross. AAL

August 29, 2002

Konsert pelancaran wajah baru URTV meriah

Filed under: Konser Luar Negara

Konsert pelancaran wajah baru URTV meriah
Oleh ROSLI MANAH
KONSERT istimewa sempena pelancaran wajah baru majalah hiburan URTV keluaran Kumpulan Utusan di Pusat Pameran Mid Valley Mega Mall, Kuala Lumpur pada petang Sabtu lalu berjaya menggamit hampir 4,000 peminat. Konsert selama lima jam tanpa henti itu dijayakan oleh 25 penyanyi termasuk kumpulan popular dari Indonesia, Sheila On 7.

Kehadiran Sheila On 7 sempena rangka promosi di Malaysia nampaknya memang dinanti-nantikan oleh para peminat setia mereka.

Malah penonton tidak berganjak dari tempat duduk masing-masing kerana kumpulan yang popular dengan lagu Sephia itu muncul membuat persembahan di penghujung majlis.

Mendengar nama Sheila On 7 diundang oleh pengacara Aznil Nawawi, peminat bangun dan memberi tepukan gemuruh.

Malah ada peminat yang menyerbu menyeberangi pagar yang dijadikan sempadan untuk keselamatan.

Selepas menyanyikan lagu Saat Aku Lanjut Usia, persembahan kumpulan itu terpaksa dihentikan buat seketika untuk membolehkan pihak penganjur meredakan kekalutan para peminat.

Kumpulan itu tidak menghampakan para peminat apabila menyanyikan sebuah lagi lagu popular Aku daripada album sulung mereka.

“Saya berterima kasih kepada pihak URTV yang mengundang kami dan diharap URTV akan lebih berjaya,'’ kata Duta, penyanyi utama Sheila On 7 Duta pada pelancaran wajah baru URTV itu.

Pelancaran wajah baru URTV itu disempurnakan oleh penyanyi dan pelakon terkenal, Erra Fazira yang menghiasi muka depan keluaran terbaru majalah hiburan paling popular itu.

Turut hadir sebagai tetamu istimewa ialah pelakon veteran Sarimah iaitu pelakon yang menjadi penghias muka depan keluaran sulung URTV dengan nama penuh Utusan Radio dan TV pada 15 Januari 1970.

Bekas-bekas pengarang majalah itu turut diundang. Mereka yang pernah menjadi Pengarang URTV ialah Syed Hashim Syed Ahmad, Allahyarham Zakry Abadi, Kamal Shah, Norshah Thamby, Zahari Affandi, Rosie Hashim, Bahyah Mahmood (BAM) dan kini Fatimah Hassan.

Kemunculan pasangan pelakon filem Mr. Cinderella iaitu Erra Fazira dan Yusri KRU dalam konsert pelancaran wajah baru URTV itu mendapat sorakan apabila melakonkan aksi romantik ketika menyanyikan lagu tema filem itu.

Penyanyi lain yang turut menghibur termasuk KRU, Phyne Ballerz, X-Factor, Kumpulan Spin, Boboy, Dr. Kronik, Exists, Giegiel dan Flop Poppy.

Turut menghibur Tushee, Ani Maiyuni, Shikin, Liza Hanim, Mazleela, Anis Suraya, O-Shin, Sheril Aida, Hetty Sarlene, Intan Sarafina, Izzla, Syazliana, Maya Karin, Hazelin Helmi dan beberapa lagi.

Pengunjung yang menyaksikan persembahan tersebut dikehendaki membawa senaskah majalah URTV keluaran terbaru sebagai pas masuk.

Pelancaran diadakan untuk memperkenalkan semula wajah baru URTV terutama konsep grafik yang terkini.

URTV yang mencecah usia 32 tahun itu adalah antara majalah hiburan yang berpengaruh melalui paparan eksklusif berkaitan artis tanah air dan luar negara.

Wajah baru majalah itu sesuai dengan kematangan URTV yang bermotto Majalah Hiburan Paling Popular.

Erra berbangga kerana diberi peluang menjadi penghias muka hadapan pertama majalah itu yang kini berwajah baru.

“Sebagai artis saya sentiasa memberi kerjasama dan sokongan kepada pihak majalah URTV,'’ katanya.

Source: Utusan Malaysia

May 19, 2002

Sistem bunyi rosakkan konsert Sheila On 7

Filed under: Konser Luar Negara

SANGKAAN sebilangan besar peminat Sheila On 7 (SO7) bahawa konsert kumpulan tersebut di Stadium Putra, Bukit Jalil minggu lalu akan jauh lebih mantap berbanding konsert di Stadium Malawati, Shah Alam tidak lama dulu meleset sama sekali.

Ini kerana konsert kedamaian (seperti yang dilaungkan SO7) dirosakkan oleh sistem bunyi yang tenggelam timbul yang sekali gus membuatkan telinga lebih 5,000 penonton yang berada dalam stadium itu bingit.

Malang sekali SO7 tidak mendapat sokongan yang baik daripada sistem bunyi yang sebetulnya merupakan faktor paling penting bagi penganjuran sesebuah konsert.

Khabarnya penganjuran konsert kedamaian SO7 tempoh hari berdepan dengan masalah sehingga menyebabkan ada penganjur yang menarik diri pada saat-saat akhir!

Tinggalkan dahulu persoalan mengenai gangguan sistem bunyi di stadium yang boleh menampung lebih 14,000 penonton itu.

Sebaliknya, apa yang boleh dipelajari oleh pemuzik muda tempatan daripada lima anak muda dari Yogyakarta, Indonesia itu ialah kehebatan mereka bermain muzik dan kekuatan stamina khususnya pada penyanyi utama kumpulan itu, Duta.

Duta sebagai teraju utama SO7 berjaya mengawal vokal dan aksinya amat bersahaja.

Sementara teman-teman pemuzik SO7 yang lain turut mewarnai persembahan tersebut dengan permainan muzik yang agresif sehebat karya-karya yang lahir dari jiwa mereka.

Pada konsert malam itu, Duta dan teman-temannya Erros, Adam, Sakti dan Anton membuka tirai dengan menyampaikan lagu Sahabat Sejati.

“Anda peminat di Malaysia merupakan sahabat sejati kami setiap kali kami hadir di Malaysia,'’ kata Duta.

Nyata populariti SO7 di Malaysia bukan calang-calang. Mereka memiliki tarikan tersendiri dalam usaha mengembangkan kerjaya seni mereka di bumi Malaysia.

Perkembangan ini dapat dilihat berdasarkan kelancaran penonton yang rata-ratanya terdiri daripada anak-anak muda menyanyi dengan fasih lagu-lagu SO7 dari album terbaru mereka, 07 Des yang hanya baru dilancarkan di negara ini 1 April lalu.

Hampir kesemua lagu baru dalam album 07 Des mampu dihafal dan ini membuktikan SO7 mempunyai potensi untuk mendominasi pasaran muzik negara ini.

Selain Sahabat Sejati, SO7 turut mengalunkan lagu berhantu Sephia, Dan dan Takkan Pernah Menyesal secara medley.

Lagu-lagu seperti Bapak Bapak, Tunggu Aku Di Jakarta, Kisah Klasik, Anugerah Terindah Yang Pernah Aku Miliki, Jadikan Aku Pacarmu dan lain-lain turut berkumandang di Stadium Bukit Jalil.

Yang pasti, peminat SO7 pada malam itu pulang dengan perasaan gembira kerana persembahan kumpulan tersebut yang mantap tetapi sedikit kecewa kerana persembahan sistem muzik yang kurang memberangsangkan. - Dean

May 10, 2002

SO7 Segera Gebrak M’sia

Filed under: Konser Luar Negara

Setelah merilis album ’07 Des’ dan tampil pada beberapa panggung dalam negeri, kelompok musik asal Yogyakarta Sheila On 7 (SO7) segera menggelar show akbar mereka di Kuala Lumpur, 11 Mei mendatang.
Jadwal panggung di Negeri Jiran tersebut merupakan kali ke empatnya SO7 beraksi di Malaysia. Untuk penampilannya kali ini, SO7 akan tampil di Stadion Putra yang berkapasitas 14.000 orang di Kompleks Sukan Negara, Bukit Jalil.

Tampaknya SO7 akan menangguk applause panjang di Malaysia, setelah seluruh tiket pertunjukannya dinyatakan sold out beberapa hari sebelum pertunjukan bertitel ‘Peaceful Concert’ tersebut digelar.

Setelah tampil di Malaysia, SO7 juga dijadwalkan ikut berlaga dalam Erwin Gutawa’s Concert di Jakarta, 16 Mei 2002.

Kemudian, mulai 18 Mei hingga Oktober 2002, para penggemar Duta, Anton, Eross, Sakti dan Adam di Indonesia bisa menikmati lagu dan penampilan mereka di sejumlah kota yang akan dilakukan dalam 30 jadwal konsernya di seluruh Indonesia.

· Sumber: Satunet.com
·